Indonesian Biotechnology Information Centre
Biotechnology for the welfare of people

Ubah ke bahasa: English

BERITA TERKINI

ARTIKEL

ARTIKEL

UGANDA PANEN KEBERHASILAN UJI COBA SINGKONG RG LAINNYA

Tanggal : 20 September 2017

 

Cassava mosaic disease (CMD) dan cassava brown streak (CBSD) masih menjadi kendala yang paling menantang bagi produksi singkong di Sub-Sahara Afrika. Beberapa orang Uganda menggambarkan mereka sebagai HIV untuk singkong. Meski, ada varietas singkong tahan CMD, hal itu masih menjadi tantangan karena sejumlah petani belum mengaksesnya. Kerugian tahunan akibat CMD dan CBSD di Uganda saja diperkirakan mencapai US$ 60 juta. Ada kebutuhan besar baik untuk singkong tahan CBSD maupun CMD.

 

Uganda adalah salah satu negara yang bekerja untuk menghilangkan penyakit melalui beberapa proyek termasuk Virus Resistant Cassava for Africa (VIRCA) Plus. Proyek VIRCA Plus adalah upaya kolaborasi yang melibatkan Donald Danforth Plant Science Center; National Crops Resources Research Institute (NaCRRI) di Namulonge, Uganda; dan Kenya Agricultural and Livestock Research Organization (KALRO) di Nairobi, Kenya.

 

Dengan menggunakan alat biotek, varietas yang disukai petani (TME 204) berhasil diubah untuk ketahanan terhadap CBSD. Namun, hal itu tidak memiliki resistensi yang signifikan terhadap CMD. Ini menuntut pemuliaan konvensional untuk mengatasi kesenjangan, karena sudah ada varietas petani pilihan yang tahan terhadap CMD. Percobaan lapangan uji terbatas (LUT) keempat didirikan dengan tujuan untuk mengembangkan varietas pilihan petani yang tahan terhadap kedua penyakit tersebut dengan persilangan galur transgenik (tahan terhadap CBSD) dan varietas non-GM (tahan terhadap CMD). Uji coba tersebut juga menyediakan data penting untuk kinerja agronomi. Proyek VIRCA telah melakukan beberapa multilokasi LUT di Uganda dan Kenya, panen terakhir berada di distrik Kasese, Uganda barat. Sejak 2010, NARO-Uganda telah menguji singkong RG dengan kemajuan besar.

 

Untuk informasi lebih lanjut, hubungi UBIC di ubic.nacrri@gmail.com atau kunjungi situs UBIC http://www.ubic.ug/.