Indonesian Biotechnology Information Centre
Biotechnology for the welfare of people

Ubah ke bahasa: English

BERITA TERKINI

ARTIKEL

ARTIKEL

TUR STUDI PEMANGKU KEBIJAKAN AFRIKA PERKUAT KERJA SAMA INDIA-AFRIKA DALAM SEKTOR TEKSTIL DAN KAPAS

Tanggal : 6 April 2016

Laporan  studi  tur  pemangku  jabatan Afrika  The Present
&  Future  of  Cotton  Farming  In  India
,  menangkap
pengalaman  dan  pelajaran  dari melihat  dan mempercayai
tus studi selama seminggu oleh delegasi dari enam negara
Afrika  Timur  dan  negara-negara  penanam  kapas  Afrika
bagian Selatan untuk  lahan hibrida kapas Bt di  India dari
27  September  hingga  2  Oktober  2015.  Tur  studi  ini
bertujuan  untuk  memungkinkan  para  delegasi
mengunjungi dan menyaksikan kinerja hibrida kapas Bt di lahan petani dan mempelajari
rantai  nilai  kapas  di  India.  Peserta  termasuk  pembuat  kebijakan,  regulator,  kepala
eksekutif  dari  dewan  kapas,  peneliti,  jurnalis,  perwakilan  konsumen  dan  pelaku  sektor
swasta  yang  berinteraksi  dengan  para  pejabat  dari  lembaga  sektor  publik  dan  swasta
dalam  rantai  kapas  nilai  sub-sektor  dan  menyaksikan  tangan  pertama  kinerja  teladan
hibrida kapas Bt di  lahan petani. Mereka belajar  tentang manfaat dan  tantangan dengan
tanggung jawab menyebarkan teknologi yangmereka temui di India.
 
Kolaborasi  yang  kuat  dan  pengelolaan  langkah-langkah  diberlakukan,  dikelola  oleh
Pemerintah India, Universitas dan pelaku sektor swasta itu mengesankan. Di antara pesan
yang  dibawa  pulang  adalah  perlunya  penyuluhan  yang  kuat  untuk  mendukung  petani
kapas Bt,  upaya  bersama  dari  pelaku  yang  berbeda  untuk mempertahankan  adopsi  dan
berbagai  pilihan  varietas  hibrida  kapas  Bt  bahwa  petani  India  memiliki  yang  mereka
inginkan disebabkan oleh program pemuliaan rumit. Ini merupakan harapan kami bahwa
model penerapan teknologi holistik India di sektor kapas telah membuat India nomor satu
dalam produksi kapas dunia akan menginformasikan pembuat keputusan di Afrika untuk
kepentingan  jutaan  petani  yang  bergantung  pada  tanaman  untuk  mata  pencaharian
mereka.
 
Kunjungan  ini  diselenggarakan  oleh  ISAAA AfriCenter  dan  South  Asia  Biotechnology
Center
  (SABC-India)  bekerja  sama  dengan  COMESA/ACTESA,  Open  Forum  on
Agricultural Biotechnology
  (OFAB-Kenya)  and Program  for Biosafety  Systems  (PBS).
Sebagia dukungan  juga diterima dari United States Department of Agriculture  (USDA)
dan Mahyco Seeds Company.
 
Laporan lebih lengkap dan pertanyaan tur studi biotek, hubungi Dr. Margaret Karembu di mkarembu@isaaa.org
 and Mr. Bhagirath Choudhary di bhagirath@sabc.asia.