Indonesian Biotechnology Information Centre
Biotechnology for the welfare of people

Ubah ke bahasa: English

BERITA TERKINI

ARTIKEL

ARTIKEL

TIM PENELITI AUSTRALIA TEMUKAN CARA TANAMAN MERASAKAN DAN MERESPON KEKERINGAN EKSTREM

Tanggal : 27 July 2016

Para ilmuwan yang dipimpin oleh Australian National University (ANU) telah menemukan cara tanaman, seperti padi dan gandum, merasakan dan merespon terhadap cekaman kekeringan ekstrem.

 

Kepala peneliti Dr. Kai Xun Chan mengatakan tim menemukan satu enzim yang dapat merasakan kondisi kekeringan dan sinar matahari yang merugikan, dan bagaimana hal itu bekerja dari tingkat atomik hingga keseluruhan tanaman. Enzim dapat merasakan ketika kondisi menjadi tidak menguntungkan, seperti selama cekaman kekeringan yang ekstrem, ketika hal itu menonaktifkan sebuah “alarm kebakaran” dalam tanaman, memberi informasi untuk merespon terhadap kekeringan melalui terbentuknya komponen kimia yang bermanfaat. Ketika sensor alarm ini aktif selama musim kering, tanaman dapat mengaktifkan penganggulangan pada daun untuk mencegah kehilangan air yang tidak perlu dan memastikan bahwa tanaman bertahan hingga hujan berikutnya.

 

"Kami sangat bersemangat tentang potensi aplikasi penelitian ini, yang berkisar dari modifikasi genetik dan pemuliaan tanaman untuk pengembangan semprotan kimia yang langsung menargetkan sensor untuk menonaktifkan alarm pada tanaman," ujar Dr Chan.

 

Untuk informasi lebih lanjut, baca rilis beritanya di situs ANU http://www.anu.edu.au/news/all-news/anu-leads-effort-to-develop-drought-proof-crops.