Indonesian Biotechnology Information Centre
Biotechnology for the welfare of people

BERITA TERKINI

ARTIKEL

ARTIKEL

Teknologi Biotek Benih Tebu dan Jagung Segera Diterapkan

Tanggal: 4 September 2015 | Sumber: Beritasatu.com | Penulis:

Jakarta - Teknologi biotek berupa benih jagung transgenik tidak lama lagi sudah bisa digunakan oleh petani di Indonesia. Direktur Indonesian Biotechnology Information Centre (IndoBic), Bambang Purwantara mengatakan, teknologi ini akan menjawab permasalahan serangan hama, penyakit dan gulma yang sering menyerang tanaman jagung.

 

“Teknologi benih jagung ini memang dari Monsanto, tetapi aplikasinya nanti oleh petani kita. Keuntungan bagi petani kita, mereka akan menjadi breeder karena bibitnya didatangkan ke sini, lalu akan ditanam di sini untuk diperbanyak. Jadi tidak perlu khawatir dengan hadirnya teknologi ini, karena pelaku utamanya tetaplah petani kita,” kata Bambang Purwantara usai mengikuti seminar dengan tema “GM Crops: Global Socio-Economic and Environmental Impacts 1996-2013” yang diselenggarakan IndoBIC bekerjasama dengan PG Economics, di Jakarta, Jumat (4/9).

 

Regulasi mengenai penggunaan benih jagung transgenik ini menurutnya sudah tidak ada lagi masalah, hanya tinggal menunggu waktu pelepasan varietas dan pengaplikasiannya saja.

 

Tidak hanya benih jagung transgenik, penggunaan benih tebu hasil teknologi biotek yang kebal terhadap kekeringan juga tidak lama lagi akan digunakan secara luas. Teknologi ini dikembangkan oleh PT Perkebunan Nusantara XII di Jawa Timur.

 

“Penggunaan benih tebu tahan kering ini sebenarnya sudah jalan, hanya tinggal pengujian keamanan pakan saja. Karena pucuknya itu kan juga dipakai untuk pakan ternak. Kalau itu sudah lolos, kita akan punya produk anak bangsa yang bisa dikembangkan," tambah Bambang.

 

Herman/AF