Indonesian Biotechnology Information Centre
Biotechnology for the welfare of people

Ubah ke bahasa: English

BERITA TERKINI

ARTIKEL

ARTIKEL

STUDI UNGKAP LEBIH BANYAK GEN YANG AKTIF DALAM JAGUNG DENGAN PERFORMA TINGGI

Tanggal : 24 January 2018

Ketika dua galur inbrida jagung disilangkan satu sama lain, keturunan hibrida mempunyai hasil yang secara signifikan lebih tinggi daripada kedua tanaman induknya. Pemulia tanaman telah lama mengetahui “efek heterosis” ini, tetapi apa penyebabnya belum jelas.

 

Para ilmuwan dari Universitas Bonn dipimpin oleh Prof. Dr. Frank Hochholdinger dari Institute of Crop Science and Resource Conservation (INRES) di Universitas Bonn telah menyelidiki sejumlah hibrida yang berbeda-beda secara genetika. Mereka meneliti enam konbinasi inbrida-hibrida berbeda. Menurut Jutta Baldauf dari INRES, mereka telah menganalisis gen mana yang ditraskripsikan pada tanaman asli dan mana yang ada pada keturunannya. Mereka menunjukkan bahwa keturunannya memiliki gen aktif lebih banyak daripada tetua aslinya.

 

Baldauf menjelaskan, “Rata-rata, kita oleh karena itu menghitung lebih banyak gen aktif dalam keturunannya,” Jagung memiliki sekitar 40.000 gen secara total, tetapi ilmuwan memberi tambahan genetika rata-rata 500 sampai 600 gen aktif. “Komplementasi Single Parent Expression bisa menjadi faktor mengapa hibrida berkinerja lebih baik dari pada teteua mereka,” ujar Prof. Hochholdinger.

 

Untuk informasi lebih lengkap, baca rilis media dari Universitas Bonn https://www.uni-bonn.de/news/021-2018/.