Indonesian Biotechnology Information Centre
Biotechnology for the welfare of people

Ubah ke bahasa: English

BERITA TERKINI

ARTIKEL

ARTIKEL

STUDI TERBARU UNGKAP STAGNANSI HASIL PRODUKSI TANAMAN PANGAN DUNIA, PERLU ADANYA AKSI REGIONAL

Tanggal : 19 December 2012 | Sumber : CBU

Sebuah penelitian yang diterbitkan dalam Nature Communications edisi 18 Desember, menguji hasil produksi empat tanaman pangan utama secara global dengan menggunakan data sensus. Hasil penelitian menunjukkan stagnansi dan penurunan produksi tanaman pangan sebanyak 24 hingga 39 persen. Para ilmuwan dari Departemen Lingkungan Hidup, Universitas Minnesota dan Universitas McGill di Montreal, Kanada mengembangkan peta geografis daerah produksi tanaman tahunan seperti jagung, gandum, beras, dan kedelai tahun 1961-2008. Salah satu temuan penting dari penelitian ini adalah bahwa negara Cina dan India, dua negara yang paling padat penduduknya di dunia, menunjukkan adanya stagnasi atau penurunan produksi tanaman pangan yang sangat mengkhawatirkan dalam beberapa tahun terakhir. Menurut penulis, pola produksi tanaman pangan secara keseluruhan mengalami penurunan ditengah peningkatan permintaan produk pertanian secara global. Dari hasil penelitian ini, disarankan untuk dilakukan dua tindakan utama untuk mengatasi stragnansi dan penurunan produksi hasil tanaman tersebut. Pertama, pertahankan hasil produksi tanaman di lokasi-lokasi dengan tingkat produksi tinggi atau sebesar 61 hingga 76 persen. Kedua, mendorong investasi baru di lokasi-lokasi yang menunjukkan produksi rendah di seluruh dunia.