Indonesian Biotechnology Information Centre
Biotechnology for the welfare of people

Ubah ke bahasa: English

BERITA TERKINI

ARTIKEL

ARTIKEL

STUDI DARI UNIVERSITAS FLORIDA TEMUKAN KESENJANGAN PENGETAHUAN KONSUMEN TENTANG PANGAN RG

Tanggal : 1 June 2016

Sebuah studi baru yang diterbitkan dari Institute of Food and Agricultural Sciences Universitas Florida (IFAS/UF) melaporkan bahwa sementara konsumen menyadari tanaman dan makanan rekayasa genetika (RG), tingkat pengetahuan mereka terbatas dan sering bertentangan dengan fakta-fakta.

 

Brandon McFadden, asisten profesor pangan dan sumber daya ekonomi di IFAS/UF, dan Jayson Lusk, profesor ekonomi pertanian di Oklahoma State University melakukan survei untuk lebih memahami apa yang konsumen tahu tentang bioteknologi, teknik pemuliaan, dan preferensi label untuk makanan RG. Menggunakan survei online dengan lebih dari 1.004 peserta, mereka menanyakan beberapa pertanyaan untuk mengukur pengetahuan konsumen terhadap makanan dan organisme RG. Beberapa pertanyaan mencoba untuk menentukan pengetahuan obyektif organisme RG, sementara yang lain bertujuan untuk mengetahui keyakinan konsumen tentang makanan dan tanaman RG.

 

Dari sampel tersebut, 84 persen mendukung pemberian label untuk makanan yang mengandung bahan-bahan RG, tetapi 80 persen juga mendukung pemberian label bagi makanan yang mengandung DNA, yang akan menghasilkan pelabelan hampir semua makanan. "Penelitian kami menunjukkan bahwa istilah 'RG' mungkin menyiratkan kepada konsumen bahwa modifikasi genetik mengubah struktur genetik dari suatu organisme, sementara teknik pemuliaan lain tidak," ujar McFadden.

 

Untuk informasi lebih lanjut, baca rilis beritanya di IFA/IFAS News http://news.ifas.ufl.edu/2016/05/ufifas-study-finds-consumer-knowledge-gap-on-genetically-modified-food/.