Indonesian Biotechnology Information Centre
Biotechnology for the welfare of people

Ubah ke bahasa: English

BERITA TERKINI

ARTIKEL

ARTIKEL

SHCIGT BERIKAN TOLERANSI STRES ABIOTIK PADA TOMAT

Tanggal : 21 February 2018

Keluarga faktor transkripsi triheliks memaninkan peran penting dalam pengembangan morfologi tanaman dan adaptasi terhadap stres abiotik. Para peneliti Huazhong Agricultural University, yang dipimpin oleh Chuying Yu telah mengisolasi gen yang diinduksi dingin,  ShCIGT, dari Solanum habrochaites tomat liar. Tim ini bertujuan untuk mempelajari peran gen tersebut dalam toleransi stres abiotik.

 

ShCIGT ditemukan terekspresi dalam berbagai jaringan tanaman. Ekpresi ini diinduksi oleh beberapa stres abiotik serta asam absisat (ABA). Ekpresi berlebih dari ShCIGT dalam tomat budidaya (Solanum lycopersicum) meningkatkan toleransi dingin dan stres kekeringan.

 

Analisis lebih lanjut menemukan bahwa interaksi protein ShCIGT dengan SnRK1, satu sensor energi dalam jaringan persinyalan merabolik, yang mengendalikan metabolisme tanaman, pertumbuhan dan perkembangan, dan toleransi stres.

 

Berdasarkan data-data ini, tim menyimpulkan bahwa ShCIGT dapat berpotensi digunakan untuk meningkatkan toleransi stres abiotik dalam tomat.

 

Untuk informasi lebih lanjut, baca artikel di Plant Science https://www.sciencedirect.com/science/article/pii/S0168945217307033.