Indonesian Biotechnology Information Centre
Biotechnology for the welfare of people

Ubah ke bahasa: English

BERITA TERKINI

ARTIKEL

ARTIKEL

RESEARCH ROTHAMSTED RILIS HASIL UJI LAPANG GANDUM RG

Tanggal : 1 July 2015

Hasil dari uji coba lapang gandum RG yang dilakukan oleh Rothamsted Research pada 2012-2013 menunjukkan bahwa gandum RG memproduksi feromon alarm kutu daun tidak mengusir kutu daun di lapangan. Temuan mereka diterbitkan dalam jurnal Scientific Reports.

 

Kutu daun yang dikenal sebagai hama yang merusak gandum, transmisi virus dan penurunan hasil. Petani beralih ke insektisida untuk mengatasi infestasi kutu daun. Dengan demikian, para ilmuwan di Rothamsted Research mengembangkan gandum RG yang menghasilkan alarm feromon kutu daun (E)-β-farnesene (Eβf). Penelitian laboratorium menunjukkan bahwa kutu daun berhasil diusir dengan feromon. Kemudian para ilmuwan yang menguji gandum RG mengungkapkan feromon dalam kondisi lapangan terbuka. Namun, tidak ada perbedaan yang signifikan dalam infestasi kutu daun yang ditemukan antara gandum RG dan gandum konvensional.

 

"Proyek penelitian secara keseluruhan memberikan kita hasil yang menarik. Kita sekarang tahu bahwa untuk mengusir populasi kutu alami di lapangan, kita mungkin perlu mengubah waktu pelepasan sinyal alarm dari tanaman untuk meniru lebih dekat bahwa dengan kutu , yang merupakan ledakan rilis dalam menanggapi ancaman daripada terus menerus ... Ini mungkin perlu mengubah tingkat pelepasan feromon alarm dari tanaman, tetapi juga merekayasa tanaman gandum untuk melepaskan feromon hanya ketika kutu tiba," ujar Profesor John Pickett , salah satu penulis studi tersebut.

 

Baca rilis beritanya dari Rothamsted Research di http://www.rothamsted.ac.uk/news-views/scientists-disappointed-results-gm-wheat-field-trial dan artikel jurnal dari Science Reports di http://www.nature.com/srep/2015/150625/srep11183/full/srep11183.html.