Indonesian Biotechnology Information Centre
Biotechnology for the welfare of people

Ubah ke bahasa: English

BERITA TERKINI

ARTIKEL

ARTIKEL

PETANI DI BAGIAN BARAT KENYA MITA PERCEPATAN KOMERSIALISASI KAPAS BIOTEK

Tanggal : 16 December 2015

Para pemangku kepentingan dari Busia County di Kenya, yang terdiri dari petani, ginners dan pembuat kebijakan, telah meminta pemerintah untuk mencabut larangan impor makanan biotek dan memungkinkan komersialisasi kapas biotek.

 

Seruan untuk adopsi itu diungkapkan dalam sebuah seminar kesadaran bioteknologi yang diadakan setengah hari, yang diselenggarakan di Agricultural Training Center. Acara ini diselenggarakan oleh Busia County yang bekerja sama dengan Open Forum on Agricultural Biotechnology (OFAB-Kenya). Dipimpin oleh Gubernur Sospeter Ojaamong mereka, bagian dari pemangku kepentingan dari kabupaten dan pemerintah nasional berpendapat bahwa teknologi biotek dapat menjadi kunci untuk menghidupkan kembali industri kapas. Industri ini telah runtuh di Busia County dan kabupaten tetangga lainnya yang penggunaannya bergantung pada itu sebagai tanaman tunai. 

 

"Kami mengalami peningkatan penyusutan lahan. Oleh karena itu bioteknologi pertanian harus berada di garis depan dari sistem produksi pertanian karena manfaat yang ditawarkan. Teknologi ini dapat membantu para ahli kami memproduksi benih dengan kualitas yang lebih baik yang akan meningkatkan panen di lahan kecil," ujar gubernur. Dia mengakui pentingnya seminar kesadaran bioteknologi untuk menghilangkan mitos yang telah disebarkan oleh orang-orang yang menentang bioteknologi modern. Pernyataan gubernur menegaskan perasaan dari pembicara lain pada pertemuan, yang memuji dampak sosial ekonomi positif kapas Bt yang telah dirasakan di negara-negara seperti India, Burkina Faso, Sudan dan negara-negara berkembang lainnya. Para ilmuwan dan regulator berbicara tentang dasar-dasar mengenai pengembangan tanaman biotek dan menggarisbawahi pengkajian keamanan hayati dari pemerintah telah dimasukkan untuk memastikan keamanan mereka.

 

Selain mengungkapkan kebutuhan untuk mengadopsi kapas Bt di wilayah tersebut, peserta juga yang memberikan komentar terhadap persetujuan beberapa lokasi penanaman kapas Bt oleh National Biosafety Authority (NBA).

 

 

Untuk informasi lebih lanjut, hubungi Dr. Margaret Karembu di mkarembu@isaaa.org.