Indonesian Biotechnology Information Centre
Biotechnology for the welfare of people

Ubah ke bahasa: English

BERITA TERKINI

ARTIKEL

ARTIKEL

PENGHARGAAN NOBEL KIMIA DIBERIKAN PADA PEMBUAT MESIN MOLEKULAR

Tanggal : 12 October 2016

Penghargaan Nobel Kimia 2016 diberikan pada Jean-Pierre Sauvage dari Universitas Strasbourg, Perancis; J. Franser Stoddart dari Universitas Northewestern, AS; dan Bernard L. Feringa dari Universitas Groningen, Belanda. Penghargaan dianugrahkan pada mereka atas kontribusinya dalam merancang dan mengembangkan mesin molekular.  

 

Pada 1983, Sauvage menginisiasi pengembangan mesin molekular saat ia berhasil menghubungkan dua molekul berbentuk cincin bersama membentuk sebuah rantai yang disebut catenane. Molekul biasanya dihubungkan melalui ikatan kovalen yang kuat, dimana atom berbagi elektron. Namun, dalam catenane, molekul bergabung melalui satu ikatan mekanik. Pada 1991, Stoddart mengembangkan satu rotaxane melalui thressing cincin molekular ke sebuah poros molekular tipis dan menunjukkan bahwa cincin dapat bergerak sepanjang poros tersebut. Berdasarkan rotaxane, dia mengembangkan satu pengakut molekul, satu otot molekul, dan satu molekul berbasis chip komputer. Pada 1999, Ferringga mengambangkan motor molekular pertama yang mampu untuk memutar silinder kaca yang 10.000 kali lebih besar dari motor dan juga merancang sebuah nanocar.

 

Baca rilis berita Penghargaan Nobel lebih lengkap di https://www.nobelprize.org/nobel_prizes/chemistry/laureates/2016/press.html.