Indonesian Biotechnology Information Centre
Biotechnology for the welfare of people

Ubah ke bahasa: English

BERITA TERKINI

ARTIKEL

ARTIKEL

PENELITIAN UNGKAP PERUBAHAN IKLIM TELAH PENGARUHI PRODUKSI PANGAN GLOBAL

Tanggal : 5 June 2019

Tim penelitian internasional yang dipimpin oleh Universitas Minnesota dengan para peneliti dari Universitas Oxford dan Universitas Copenhagen melaporkan bahwa perubahan iklim telah mempengaruhi produksi sumber-sumber energi utama – dan beberapa wilayah dan negara telah bernasib jauh lebih buruk daripada yang lainnya. Sepuluh tanaman utama dunia – jelai, singkong, jagung, kelapa sawit, rapeseed, padi, sorgum, kedelai, tebu, dan gandum – memasok 83 persen dari seluruh kalori yang dihasilkan di lahan pertanian. Mereka menggunakan cuaca dan melaporkan data tanaman untuk mengevaluasi dampak potensial pengamatan perubahan iklim. Para peneliti menemukan bahwa:

 

• pengamatan perubahan iklim menyebabkan variasi hasil yang signifikan dalam sepuluh tanaman teratas dunia, mulai dari penurunan 13,4 persen untuk minyak sawit hingga peningkatan 3,5 persen untuk kedelai, dan menghasilkan pengurangan rata-rata sekitar satu persen (-3,5 X 10e13 kcal/year) dari kalori makanan yang dikonsumsi sepuluh tanaman teratas;

• dampak perubahan iklim pada produksi pangan global sebagian besar negatif di Eropa, Afrika Selatan, dan Australia, secara umum positif di Amerika Latin dan sebagian Asia dan Amerika Utara dan Amerika Tengah;

• setengah dari seluruh negara rawan pangan mengalamai penurunan produksi tanaman – dan demikian pula beberapa negara industri kaya di Eropa Barat;

• sebaliknya, perubahan iklim baru-baru ini telah meningkatkan hasil panen tertentu di beberapa wilayah di Midwest Amerika Serikat bagian atas.

 

Untuk lebih lengkap, baca artikel beritanya di situs Universitas Minnesota https://twin-cities.umn.edu/news-events/research-brief-climate-change-already-affecting-global-food-production-and-not-equally.