Indonesian Biotechnology Information Centre
Biotechnology for the welfare of people

Ubah ke bahasa: English

BERITA TERKINI

ARTIKEL

ARTIKEL

PENELITIAN: TINGKATKAN LACTOSTATIN DALAM PADI BIOTEK MENGGUNAKAN PROTEIN KEDELAI SEBAGAI CARRIER

Tanggal : 7 November 2012

Hiperkolesterolemia, penyakit kardiovaskular yang disebabkan oleh obesitas dan gaya hidup yang tidak sehat, merupakan salah satu penyakit serius yang menyebabkan sejumlah besar kematian secara global. Lactostatin, sebuah peptida bioaktif yang berasal dari β-lactoglobulin pada susu sapi, merupakan obat yang dikenal untuk pengobatan hiperkolesterolemia. Oleh karena itu, ilmuwan Cerrone Cabanos dari Kyoto University dan rekan mengembangkan padi biotek yang mampu menghasilkan lactostatin dalam jumlah tinggi dengan memasukkan 29 sekuen IIAEK ke area-area penyimpanan protein pada benih kedelai, A1aB1b, dan memasukannya ke LGC-1 (low glutelin konten mutan 1) sebagai varietas inang.

Protein penyimpanan dengan 29 lactostatins diekspresikan dalam sel endosperm benih padi dengan menggunakan promotor benih tertentu dan diklasifikasikan ke dalam kompartemen baru yang berbeda dari struktur penyimpanan normal. Benih biotek memproduksi 2mg lactostatin / g biji kering, yang secara signifikan lebih tinggi dari benih biasa. Hasil ini menunjukkan bahwa penggunaan peptida bioaktif yang lebih tinggi ke dalam protein penyimpanan benih sebagai carrier merupakan strategi yang efektif untuk meningkatkan tingkat peptida bioaktif pada padi.