Indonesian Biotechnology Information Centre
Biotechnology for the welfare of people

Ubah ke bahasa: English

BERITA TERKINI

ARTIKEL

ARTIKEL

PENELITIAN: PERBANDINGAN ALERGINISITAS MUSTARD PRG DAN NON-PRG

Tanggal : 17 October 2012

Ilmuwan Amita Misra dari CSIR-Indian Institute of Toxicology Research dan rekannya menyelidiki potensi alergi dari mustard hasil rekayasa genetika (PRG) (V4) yang memiliki kandungan karotenoid lebih tinggi dibandingkan dengan mustard non-PRG.

Mereka melakukan simulasi pencernaan gastric fluid - simulated gastric fluid (SGF) digestibility- ekstrak protein kasar dari mustard PRG dan dari mustard non-PRG serta IgE imunoblotting. Mereka menggunakan tikus BALB  sebagai model untuk studi alergenisitas. Mereka memantau kadar IgE total dan kadar IgE spesifik, IgG1 spesifik, tingkat histamin, histopatologi, dan skor anafilaksis sistematis. Kadar alergenisitas pada mustrad kemudian diperiksa pada manusia melalui tes klinis, tes kulit, dan kadar IgE.

Peningkatan total IgE, IgE spesifik, IgG1, tingkat histamin pada mustard PRG dan mustard non-PRG kemudian diamati dan dibandingkan dengan kontrol. Begitu pula dengan gejala-gejala anafilaksis dan perubahan-perubahan secara hispathologik yang disebabkan oleh mustard PRG dan non-PRG. Berdasarkan temuan ini, mustard PRG dan non-PRG menunjukkan reaksi alergi yang sama secara substansial, sehingga dapat diartikan bahwa mustard PRG aman sebagaimana mustard non-PRG dalam hal alergenisitas.