Indonesian Biotechnology Information Centre
Biotechnology for the welfare of people

Ubah ke bahasa: English

BERITA TERKINI

ARTIKEL

ARTIKEL

PENELITIAN: PENGGUNAAN MICRORNA BUATAN UNTUK VIRUS DAUN KIPAS PADA ANGGUR (GRAPEVINE FANLEAF VIRUS)

Tanggal : 12 December 2012

Virus daun kupas pada tanaman anggur atau Grapevine Fanleaf Virus (GFLV) merupakan salah satu masalah utama dalam produksi anggur. Penggunaan nematisida untuk mengontrol penyebaran virus tersebut sering dilarang. Noémie S. Jelly dari Universite 'de Haute-Alsace, Prancis dan rekannya sedang mengeksplorasi pendekatan transgenik untuk mengatasi permasalahan tersebut.

Para peneliti mengembangkan dua prekursor amiRNA (pre-amiRNAs) dengan target gen protein GFLV. Ekspresi transien dari konstruksi pra-amiRNA diuji dalam embrio somatik tanaman anggur setelah ditanam menggunakan Agrobacterium tumefaciens. Ekspresi Amir CP-1 dan Amir CP -2 menggunakan endpoint stem-loop RT-PCR terbukti satu hari setelah penanaman, menandakan bahwa terdapat proses aktif pra-amiRNAs oleh tanaman. Para peneliti juga mengembangkan konstruksi sensor GUS (G CP -1 dan G CP -2) dengan menggabungkan urutan target Amir CP-1 dan Amir CP -2 dan ujung 3 'dari gen GUS. Uji co-transformasi dengan sensor -GUS dan konstruksi pra- amiRNA menunjukkan bukti terjadinya proses in-vivo dan pembelahan sekuensi target 21-nt sensor -GUS oleh am-RNA yang sesuai.

Konstruksi yang digunakan dalam penelitian ini nantinya dapat digunakan untuk pengembangan anggur tahan -GFLV.