Indonesian Biotechnology Information Centre
Biotechnology for the welfare of people

Ubah ke bahasa: English

BERITA TERKINI

ARTIKEL

ARTIKEL

PENELITIAN: PENGARUH KENTANG TERHADAP PRODUKSI CYANOPHYCIN DALAM TANAH

Tanggal : 5 September 2012

Kerstin Lahl dari Universitas Trier, Jerman, dan rekan-rekan, meneliti efek-efek potensial dari umbi kentang PRG dalam memproduksi cyanophycin, polimer penyimpanan nitrogen biodegradable, terhadap biomassa, aktivitas enzim, dan keragaman struktural mikroorganisme tanah. Tim mengumpulkan sampel dari tanah caulosphere dan tanah masal dalam percobaan lapang yang dilakukan selama tiga musim dingin secara berturut-turut. Mereka menganalisis biomassa mikroba dan aktivitas-aktivitas enzim yang terlibat dalam siklus karbon, nitrogen, dan fosfor. Mereka juga mempelajari struktur komunitas mikroba menggunakan analisis PLFA, dan memantau aktivitas peroksidase dan kadar fenol dalam jaringan umbi selama masa hibernasi setelah pecahnya kompartemen subselular.

Tim menemukan bahwa caulosphere memiliki aktivitas mikroba yang lebih tinggi dan memiliki struktur komunitas yang berbeda dibandingkan dengan tanah masal. Modifikasi genetik dan produksi cyanophycin tidak berpengaruh terhadap dekomposisi biomassa mikroba, serta dalam aktivitas enzim dan penanda PLFA  di caulosphere tersebut. Oleh karena itu, umbi kentang PRG tidak menunjukkan aktivitas enzim internal yang unik terhadap mikroorganisme tanah dibandingkan dengan kultivar non-PRG.