Indonesian Biotechnology Information Centre
Biotechnology for the welfare of people

Ubah ke bahasa: English

BERITA TERKINI

ARTIKEL

ARTIKEL

PENELITIAN: PENGARUH ASAM OKSALAT DAN ASAM MALAT PADA DAUN BUNCIS DAN CRY1AC MELAWAN HAMA POD BORER

Tanggal : 13 February 2013

Para ilmuwan telah menemukan ekspresi gen dari bakteri tanah Bacillus thuringiensis pada kacang untuk menghasilkan racun yang membuat tanaman tahan terhadap hama penggerek polong (Helicoverpa armiegera). Namun, beberapa peneliti menganggap bahwa eksudat asam dalam daun kacang dapat mempengaruhi konversi protoxin terhadap toksin dalam midgut serangga, yang dapat menyebabkan penurunan efektivitas racun. Karna hal tersebut, V. Surekha Devi dari International Crops Institute of the Semi-Arid Tropics (ICRISAT) dan rekanannya meneliti efek asam organik (asam oksalat dan asam malat) kacang polong terhadap aktivitas dan pengikatan racun oleh Cry1Ac Bt akibat po borer.

Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa asam organik yang terdapat pada daun kacang tidak berpengaruh pada aktivitas biologis toksin Bt terhadap larva penggerek polong. Ketika jumlah asam organik meningkat, konsentrasi racun Bt dalam midgut larva menurun. Bobot larva juga tercatat berkurang ketika mereka diberi makan dengan diet yang mengandung asam organik, dengan atau tanpa kehadiran racun Bt.