Indonesian Biotechnology Information Centre
Biotechnology for the welfare of people

Ubah ke bahasa: English

BERITA TERKINI

ARTIKEL

ARTIKEL

PENELITIAN: PENANDA GEN-KHUSUS UNTUK TOLERANSI ASAM TANAH / ALUMINIUM PADA GANDUM

Tanggal : 17 April 2013

Salah satu permasalahan utama dalam produksi gandum adalah toleransi terhadap asam tanah / aluminium. Ketika pH tanah menurun (di bawah 5,5), aluminium menjadi larut dan beracun mengakibatkan penyerapan gizi yang buruk dan asupan air menjadi berkurang. Atas dasar hal tersebut, para ilmuwan menggunakan modifikasi genetik dan seleksi dengan bantuan penanda molekuler dalam pengembangan kultivar barley toleransi asam tanah / aluminium. Dr Miao Ban dari Universitas Pertanian Huazhong dan ilmuwan-ilmuwan lainnya memetakan sifat kompleks utama untuk toleransi tanah masam gandum varietas Svanhals dan dikembangkan penanda gen spesifik berbasis PCR untuk pemuliaan dengan bantuan penanda.

Tim ini menggunakan gen yang mengkodekan sitrat transporter aluminium-aktif HvMate untuk mengembangkan penanda molekuler gen spesifik untuk mendeteksi tanah / aluminium toleransi asam berdasarkan PCR. Melalui analisis urutan gen, diidentifikasi 21-bp INDEL (insertion-deletion)  antara kultivar-kultivar toleran dan kultivar-kultivar yang sensitif. Selanjutnya, penanda baru dipetakan ke sifat lokus kuantitatif (QTL) daerah pada kromosom 4H untuk toleransi asam yang menyumbang 66,9 persen variasi fenotipik pada populasi haploid sebanyak dua kali lipat. Polimorfisme terdapat dalam varietas toleran lainnya yang telah banyak digunakan sebagai sumber toleransi tanah masam dalam program pemuliaan Australia. Berdasarkan studi tersebut, penanda baru alat molekul yang efektif dan sederhana untuk memilih gen toleransi tanah masam dari beberapa sumber toleransi. Baca abstrak di  http://link.springer.com/article/10.1007/s11032-013-9859-3