Indonesian Biotechnology Information Centre
Biotechnology for the welfare of people

Ubah ke bahasa: English

BERITA TERKINI

ARTIKEL

ARTIKEL

PENELITIAN: KERANGKA MOLEKULER BAGI PENGKAJIAN RESIKO CABAI PRG TOLERAN VIRUS

Tanggal : 6 July 2012

Cabai transgenik dengan gen “Cucumber mosaic virus coat protein” (CMV-CP) menunjukkan toleransi terhadap virus CMV. Ilmuwan Soon Pack dari Institut Penelitian Biosains Korea  (Korea Research Institute of Bioscience) dan rekan-rekannya melakukan sebuah penelitian untuk mengkarakterisasi kualitas integrasi cabai E7, yang merupakan salah satu cabai transgenik CMV0-CP.

 

Tim menggunakan Southern blotting dan analisis invers PCR dan menemukan bahwa cabai E7 memiliki salinan dari gen yang dimasukkan, dan urutan selanjutnya menunjukkan adanya noncoding dan mengandung beberapa gen atau tidak ada gen sama sekali. Mereka mencari urutan DNA spesifik pada cabai DNA yang dapat berfungsi sebagai referensi deteksi gen cabai PRG. Mereka memilih gen lipocalin dan CaSIG4 gen yang tampak dalam genom cabai. Dengan karakterisasi urutan genom tersebut,  serta ketersediaan gen referensi, para peneliti mampu merancang sebuah metode deteksi PCR khusus berbasis memantau cabai transgenik. Melalui metode ini, tim menemukan bahwa CMV-CP dalam jaringan lada PRG amat sangat sedikit dibandingkan dengan jumlah CMV-CP pada cabai liar yang  penuh dengan virus. Temuan dalam  penelitian ini dapat digunakan sebagai penilaian risiko pada cabai E7. 

 

Hasil lengkap penelitian tersedia di http://www.springerlink.com/content/7p37186634w12034/fulltext.pdf