Indonesian Biotechnology Information Centre
Biotechnology for the welfare of people

Ubah ke bahasa: English

BERITA TERKINI

ARTIKEL

ARTIKEL

PENELITI IDENTIFIKASI GEN KERENTANAN PLUM POX VIRUS PADA APRIKOT

Tanggal : 31 January 2018

Plum pox virus (PPV), yang menyebabkan penyakit Sharka, merupan salah satu faktor pembatas utama produksi aprikot. Pada aprikot (Prunus armeniaca L.), lokus (PPVres) tahan PPV utama telah dipetakan ke bagian atas kelompok penghubung 1. Elena Zuriaga dan rekannya dari Instituto Valenciano de Investigaciones Agrarias di Spanyol memperkirakan bahwa meprin dan homologi TRAF-C domain yang mengadung gen (MATHd) sbegaai gen kandidat tahan PPV.

 

Tim mengkarakterisasi transkriptom aprikot global terhadap inveksi PPV-D dan mengidentifikasi enam gen lokus PPVres, ParP-1, -2, -3, -4, -5 dan -6, secara berbeda diekpresikan dalam kultivar yang tahan dan rentan. Dua dari enam, ParP-3 dan ParP-4, mengkodekan protein MATHd, ditemukan diturunkan pada kultivar yang tahan.

 

ParP-3 dan ParP-4, disebut gen Prunus armeniaca PPVres MATHd-containing (ParPMC), adalah dua gen yang memiliki varian allelik yang terkait dengan ketahanan PPV. Kultivar tahan yang membawa allel mutan ParPMC2 menunjukkan kurangnya ekspresi pada ParPMC2 dan terutama ParPMC1.

 

Hasil menujukkan bahwa ParPMC1 dan/atau ParPMC2 sebagai gen kerentanan yang diperlukan untuk infeksi PPV dan pembungkaman ini dapat memberikan sifat tahan PPV.

 

Untuk informasi lebih lengkap mengenai penelitian ini, baca artikel di BMC Plant Biology https://bmcplantbiol.biomedcentral.com/articles/10.1186/s12870-018-1237-1.