Indonesian Biotechnology Information Centre
Biotechnology for the welfare of people

Ubah ke bahasa: English

BERITA TERKINI

ARTIKEL

ARTIKEL

PARA PETANI AS MENGADOPSI TANAMAN REKAYASA GENETIKA SECARA LUAS MESKIPUN PENERIMAAN KONSUMEN TIDAK PASTI

Tanggal : 27 July 2016

Dalam laporan terakhirnya, Economic Research Service dari Departemen Pertanian AS (ERS USDA) menyatakan tidak pastinya penerimaan konsumen, para petani di AS telah mengadopsi tanaman rekayasa genetika (RG) secara luas sejak komersial pertama kali tahun 1996. Kacang kedelai dan kapas merupakan tanaman RG paling banyak diadopsi di AS, diikuti jagung. 

 

Adopsi kacang kedelai RG mencapai 94 persen dati total produksi kedelai di AS tahun 1996 (kedelai hanya mempunyai varietas toleran hebisida). Adopsi dari seluruh kapas RG, termasuk area penanaman kapas dengan sifat toleran herbisidan dan tahan serangga/Bt, mencapai 93 persen dari luas area penanaman kapas di AS tahun 2016. Adopsi semua jagung RG mencapai 92 persen dari seluruh lahan jagung di AS. 

 

AS mempunyai lebih banyak lahan yang ditanami tanaman RG daripada negara lain, terhitung hampir 40 persen dari luasan global 179,7 juta hektar di tahun 2016.

 

Untuk informasi lebih lanjut, baca Recent Trends in GE Adoption di situs ERS USDA http://www.ers.usda.gov/data-products/adoption-of-genetically-engineered-crops-in-the-us.aspx.