Indonesian Biotechnology Information Centre
Biotechnology for the welfare of people

Ubah ke bahasa: English

BERITA TERKINI

ARTIKEL

ARTIKEL

PARA PENELITI UNGKAP KARAKTERISTIK DHURRIN, SENYAWA PERTAHANAN TANAMAN

Tanggal : 1 December 2016

Satu tim peneliti internasional telah mengidentifikasi mekanisme sorgum menggunakan senyawa dhurrin untuk menangkal hama dan herbivora. Studi sebelumnya telah menemukan bahwa sorgum melepaskan senyawa kimia ketika diserang hama atau tumbuhan pemangsa. Dhurrin ada salah satu senyawa kimia, yang berubah menjadi sianida ketika dihidrolisis. Hal ini diklasifikasikan sebagai salah satu dari jenis komples yang dikenal sebagai metabolons – komples sementara yang terbentuk diantara enzim dalam satu jalur metabolik. Dalam penelitian mereka, para peneliti mempelajari lebih lanjut senyawa kompleks melalui penelitian apa yang terjadi ketika tanaman sorgum diserang.

 

Tim mengisolasi sample dhurrin dari retikulum endoplasma menggunakan satu teknik pengembangan baru. Mereke mengidentifikasi empat senyawa yang terlibat dalam mengkonversi satu asam amino ke dhurrin. Satu dari empat senyawa tersebut adalah protein yang berfungsi sebagai donor elektron; dua lainnya adalah protein yang memicu proses, dan yang keempat adalah satu enzimyang membantuk transaksi lainnya berjalan. Mereka mencatat bahwa keempat protein ada untuk mengkonversi satu asam amino yang disebut L-tirosin ke dhurrin, dan menemukan bahwa membran itu sendiri merupakan bagian penting dari karakter metabolon.

 

Untuk lebih lengkap, baca makalahnya di Science http://science.sciencemag.org/content/354/6314/890.full.