Indonesian Biotechnology Information Centre
Biotechnology for the welfare of people

Ubah ke bahasa: English

BERITA TERKINI

ARTIKEL

ARTIKEL

PARA PENELITI TEMUKAN PENANDA MOLEKULAR UNTUK KALSIUM DALAM KENTANG

Tanggal : 2 March 2016

Penelitian awal menunjukkan bahwa kentang dengan bintik-bintik gelap atau berongga adalah hasil dari kekurangan kalsium dalam kentang dan kalsium umbi secara genetik terkait dengan kualitas umbi. Konsumen tidak ingin kentang yang rendah kalsium. Selain itu, kentang ini lebih cepat membusuk.

Kentang merupakan varietas yang paling dibudidayakan memiliki kadar alami kalsium yang rendah. Para peneliti di USDA-ARS dan University of Wisconsin-Madison melihat ke kentang liar untuk mengembangkan kultivar baru yang tinggi kalsium. Tim menemukan kentang liar yang mengandung kalsium hampir tujuh kali lebih banyak daripada varietas biasa.

Para peneliti kemudian melanjutkan untuk mengisolasi sifat kalsium dengan kawin silang antara kentang yang tinggi kalsium dan rendah kalsium. Generasi yang menampilkan sebuah 'penanda molekuler' dalam DNA alami tanaman, mengarahkan peneliti pada sifat kalsium tanaman.

Sebuah program pemuliaan khas menanam dan menilai hingga 100.000 bibit setiap tahun. Namun, proses disederhanakan dengan penanda molekuler yang diketahui.

Untuk informasi lebih lanjut, baca artikelnya di situs Crop Science Society of Amerika https://www.crops.org/science-news/potatoes-wild-calcium