Indonesian Biotechnology Information Centre
Biotechnology for the welfare of people

Ubah ke bahasa: English

BERITA TERKINI

ARTIKEL

ARTIKEL

PARA PENELITI TEMUKAN GENOM YANG MENGARAH PADA PENGEMBANGAN KACANG BEBAS ALERGEN

Tanggal : 8 June 2016

 

Sebuah tim peneliti internasional, termasuk ilmuwan dari International Crops Research Institute for the Semi-Arid Tropics (ICRISAT) menerjemahkan genom dari nenek moyang kacang, yang A-genom diploid (Arachis duranensis). Terobosan ini membuka pintu menuju pengembangan varietas bebas alergen, bebas aflatoksin,

dan kaya nutrisi.

 

Temuan yang dipublikasikan dalam Proceedings of the National Academy of Sciences (PNAS), termasuk draft genom dari nenek moyang kacang tanah A-genom yang mengandung 50.324 model gen pengkode protein. Analisis sekuensing DNA lengkap menunjukkan bahwa garis keturunan kacang dipengaruhi oleh setidaknya tiga set kromosom sejak asal tanaman berbunga. Temuan juga menyediakan jutaan variasi struktural yang dapat digunakan sebagai penanda genetik untuk pengembangan varietas kacang tanah dengan pengembangan sifat seperti meningkatkan polong dan hasil minyak, toleran terhadap kekeringan dan panas dan ketahanan terhadap penyakit yang lebih besar melalui pemuliaan dibantu genomik.

 

"Studi ini tidak hanya menyediakan urutan genom lengkap untuk membantu pemulia tanaman di seluruh dunia untuk mengembangkan varietas kacang tanah yang lebih produktif dan lebih tangguh dengan cara yang lebih cepat, tetapi juga memberikan kita wawasan terhadap geocarpy, sebuah proses reproduksi di mana bunga-bunga tumbuh pada batang masuk ke dalam tanah dan terjadi pembentukan polong," ujar Dr Rajeev Varshney, Co-Koordinator Genome Sequencing Project and Research Program Director, Program Genetic Gains di ICRISAT.

 

Baca artikel terbaru dari ICRISAT http://www.icrisat.org/global-team-cracks-ancestor-genome-of-groundnut/. Baca makalah lengkapnya di PNAS http://www.pnas.org/content/early/2016/05/25/1600899113.full.