Indonesian Biotechnology Information Centre
Biotechnology for the welfare of people

Ubah ke bahasa: English

BERITA TERKINI

ARTIKEL

ARTIKEL

PARA PENELITI CARI FAKTOR TRANSKRIPSI YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEKERINGAN PADA BUNCIS

Tanggal : 14 September 2016

Kekeringan adalah salah satu stres lingkungan paling penting yang mempengaruhi produksi buncis (Phaseolus vulgaris L.). Keluarga protein domain NAM, ATAF1/2 dan CUC2 (NAC) adalah faktor trankripsi (TF) klasik yang terlibat dalam berbagai stres abiotik, terutama stres kekeringan. Namun, faktor transkripsi NAC dalam buncis belum diteliti dengan baik.

 

Para peneliti dari Chinese Academy of Agricultural Sciences, dipimpin oleh Jing Wu, mengidentifikasi 86 yang diduga protein TF NAC dari genom buncis. Protein dikelompokkan menjadi delapan sub-famili tergantung pada struktur gen mereka dan komposisi motif. Hal ini menunjukkan bahwa NACs dalam sub-famili yang sama mungkin memiliki fungsi yang sama. Tim lalu mengidentifikasi 22 TF NAC yang berhubungan dengan kekeringan berdasarkan data dari genotipe toleran kekeringan dan sensitif terhadap kekeringan. 

 

Hasil penelitian ini memberikan informasi untuk karakterisasi fungsional gen NAC buncis serta sumber daya toleran stres kekeringan dalam buncis.

 

Untuk informasi lebih lanjut mengenai penelitian ini, baca artikel lengkapnya di BMC Plant Biology http://bmcplantbiol.biomedcentral.com/articles/10.1186/s12870-016-0882-5.