Indonesian Biotechnology Information Centre
Biotechnology for the welfare of people

Ubah ke bahasa: English

BERITA TERKINI

ARTIKEL

ARTIKEL

PARA PENELITI BUKTIKAN BAHWA NIKOTIN RUSAK NAFSU MAKAN SERANGGA DAN MAMALIA HERBIVORA

Tanggal : 6 July 2016

Produksi nikotin dalam tembakau coyote (Nicotiana attenuata) dikendalikan oleh hormon tanaman yang disebut jasmonates. Para ilmuwan di Max Planck Institute for Chemical Ecology di Jena, Jerman, Universitas Bern di Swiss, dan Washington State University baru-baru ini telah menemukan pentingnya produksi nikotin yang bergantung pada jasmonate dalam kelangsungan hidup tembakau.

 

Para peneliti mengungkapkan bahwa kekurangan jasmonate sangat meningkatkan serangan baik dari serangga dan mamalia berdasarkan percobaan dengan tanaman tembakau yang dimodifikasi secara genetik mampu menghasilkan jasmonates. Sejak hewan herbivora lebih memilih untuk memakan tanaman yang kekurangan jasmonate, para ilmuwan berhipotesis bahwa nikotin mempengaruhi preferensi makan hewan mamalia.

 

Para ilmuwan membuat pelet makanan dari tanaman tembakau liar dan tanaman tembakau kekurangan jasmonate dan memberinya sebagai pakan untuk kelinci. Kelinci mengonsumsi lebih banyak pelet tanaman tembakau yang kekurangan jasmonate sementara pelet tanaman tembakau liar hampir tidak dikonsumsi. Hipotesis ini kemudian dikonfirmasi dalam percobaan lain di mana pelet yang kekurangan jasmonate, dengan menambahkan nikotin, ditolak oleh kelinci.

 

Untuk informasi lebih lanjut, baca artikelnya di situs Max Planck Gesellschaft http://www.ice.mpg.de/ext/index.php?id=1285.