Indonesian Biotechnology Information Centre
Biotechnology for the welfare of people

Ubah ke bahasa: English

BERITA TERKINI

ARTIKEL

ARTIKEL

PARA PENELITI ANALISIS UKURAN GABAH DAN HASIL PADI QTL

Tanggal : 18 May 2016

Bobot gabah  adalah komponen yang paling penting dari hasil padi dan ditentukan oleh ukuran  gabah,  yang  kemudian  dikontrol  oleh  quantitative  trait  loci  (QTLs). Meskipun banyak  QTL  yang  mengatur  bobot  gabah  telah  diidentifikasi,  jaringan  genetik  yang mengontrol ukuran gabah masih belum jelas.
 
Para peneliti, yang dipimpin oleh Shuangcheng Li dari Sichuan Agricultural University, melaporkan kloning dan analisis fungsional dari QTL dominan, grain length and width 2 (GLW2),  yang  secara  positif mengatur  bobot  gabah  dengan meningkatkan  panjang  dan lebarnya.
 
Analisis  menemukan  bahwa  lokus  GLW2  mengkodekan  OsGRF4  (growth-regulating factor  4)  dan  diatur  oleh  microRNA  OsmiR396c.  Sebuah  mutasi  dalam  OsGRF4 mengganggu  regulasi  OsmiR396  untuk  OsGRF4,  sehingga  gabah  lebih  besar  dan meningkatkan hasil gabah. Tim juga menemukan bahwa OsGIF1 (GRF-interacting factors 1) langsung berinteraksi dengan OsGRF4, dan meningkatkan ekspresi juga meningkatkan ukuran gabah.
 
Hasil  penelitian menunjukkan  bahwa  interaksi miR396c-OsGRF4-OsGIF  1 memainkan peran penting dalam menentukan ukuran gabah dan peningkatan hasil.
 
Baca  makalah  studi  ini  di  Plant  Biotechnology  Journal http://onlinelibrary.wiley.com/doi/10.1111/pbi.12569/full#funding-information.