Indonesian Biotechnology Information Centre
Biotechnology for the welfare of people

Ubah ke bahasa: English

BERITA TERKINI

ARTIKEL

ARTIKEL

PARA ILMUWAN UJI EFIKASI KETAHANAN JAGUNG TERHADAP HAMA PENGGEREK BATANG JAGUNG AFRIKA DI DATARAN TINGGI KENYA

Tanggal : 3 August 2016

Para ilmuwan di bawah proyek Water Efficient Maize for Africa (WEMA) diambil dari Kenya Agricultural and Livestock Research Organization (KALRO), African Agricultural Technology Foundation dan International Maize and Wheat Improvement Center pertama kalinya telah mendirikan satu lahan uji coba untuk jagung RG tahan hama penggerek batang Afrika (Busseola fusca). Hama yang terjadi secara endemik di dataran tinggi Afrika 500 mdpl menyebabkan kerugian panen jagung 13 persen di Kenya. Jagung ini mempunyai dua sifat yang saling bertumpuk (stek), yaitu ketahanan terhadap serangga dan toleran kekeringan. Meskipun para ilmuwan telah melakukan uji coba pada jagung tahan serangga (Bt), yang efektif bertahan terhadap hama penggerek batang Chilo partellus pada dataran rendah, tetap diperlukan penelitian efektifitas gen ketahanan terhadap serangga terhadap hama Busseola fusca

 

“Dengan musim uji pertama hampir berakhir, para petani dapat yakin satu solusi terhadap hama dalam waktu dekat, diperlukan persetujuan untuk menanam jagung secara komersial,” pengamat Dr. Eliud Kireger, Direktur Jenderal KARLO, selama studi lapangan National Biosafety Authority (NBA) dan Biosafety Appeals Boards di lahan uji KALRO Kitale Center, bagian barat Kenya, 22 Juli 2016.

 

Studi lapangan, yang diorganisir oleh KARLO, bekerja sama dengan ISAAA AfriCenter melalui program Open Forum for Agricultural Biotechnology, menjelaskan kepada para anggota kedua badan tersebut uji coba jagung RG. Para regulator berinteraksi dengan para ilmuwan yang melakukan percobaan, yang menanggapi pertanyaan mengenai kesesuaian terhadap uji coba UU Keamanan Hayati 2009. “Pemaparan awal para anggota badan NBA mengenai uji coba jagung RG tidak diragukan lagi akan mengurangi pekerjaan mereka ketika permohonan untuk perilisan lingkungan untuk jagung diajukan,” ujar Dr. Willy Tonui, CEO, NBA. Para anggota kedua badan mengapresiasi efektivitas dari jagung Bt dalam menghadapi ancaman hama penggerek batang Afrika di dataran tinggi. 

 

Informasi lebih lanjut mengenai uji coba jagung RG Kenya, hubungi KARLO WEMA project PI, Dr. Murenga Mwimali di mwimali@gmail.com.