Indonesian Biotechnology Information Centre
Biotechnology for the welfare of people

Ubah ke bahasa: English

BERITA TERKINI

ARTIKEL

ARTIKEL

PARA ILMUWAN PECAHKAN RAHASIA GENETIK 50 JUTA TAHUN LALU DENGAN TEORI DARWIN

Tanggal : 7 December 2016

Para ilmuwan dari Universitas East Anglia yang bekerja di John Innes Centre telah mengindentifikasi kluster gen yang bertanggung jawab untuk menghasilkan sifat dalam bunga Primula, pertama kali dicatat oleh Charles Darwin lebih dari 150 tahun lalu.

 

Darwin menduga bahwa spesies tanaman dengan dua bentuk bunga yang berbeda mengembangkan cara untuk mengeluarkan jalur melalui seranggga penyerbuk. Dia menciptakan istilah ‘heterostyly' dan penelitian selanjutnya memberikan kontribusi terhadap landasan teori genetik modern.

 

Tim peneliti menyusun genom Primula untuk menemukan kluster gen tertentu yang bertanggung jawab untuk menciptakan morfologi bunga yang berbeda. Mereka mengidentifikasi super gen yang langsung bertanggung jawab atas fenomena yang dicatat oleg Darwin sebagai lokus S. Mereka menyadari bahwa gen lokus S adalah kerabat dekat dari gen lain yang diidentifikasi enam tahun lalu yang bertanggung jawab untuk mengontrol ciri khas kelopak pada tanaman yang sama. Gen ini menduplikasi di beberapa titik, memasukkan dirinya sendiri ke dalam lokus S, dan bermutasi untuk mengontrol posisi antera pada bunga. Penemuan gen duplikasi ini memungkinkan tim untuk mengidentifikasi tanggal ketika mutasi pertama kali terjadi.

 

Untuk informasi lebih lanjut, baca rilis beritanya di situs Universitas East Anglia https://www.uea.ac.uk/about/-/biologists-unlock-51-7-million-year-old-genetic-secret-to-landmark-darwin-theory.