Indonesian Biotechnology Information Centre
Biotechnology for the welfare of people

Ubah ke bahasa: English

BERITA TERKINI

ARTIKEL

ARTIKEL

PARA ILMUWAN MENGGUNAKAN NANOPARTIKEL UNTUK MENINGKATKAN PERTUMBUHAN TANAMAN DENGAN MENGURANGI PUPUK

Tanggal : 4 May 2016

Sebuah  tim  insinyur  dari  Washington  University  in  St.  Louis  telah  menemukan  cara berkelanjutan  untuk  meningkatkan  pertumbuhan  kacang  kaya  protein  dengan meningkatkan caranya menyerap lebih banyak nutrisi yang sangat dibutuhkan.
 
Ramesh  Raliya  dan  Pratim  Biswas  dari  School  of  Engineering  and  Applied  Science, menemukan sebuag cara untuk mengurangi penggunaan pupuk berbahan fosfor batu dan masih melihat  peningkatan  dalam  pertumbuhan  tanaman  pangan  dengan menggunakan nanopartikel seng oksida. Menurut Raliya, pasokan fosfor dunia dapat habis dalam waktu sekitar 80  tahun. Bersama dengan rekan penelitiannya, Raliya menciptakan nanopartikel seng oksida dari jamur di sekitar akar tanaman yang membantu tanaman memobilisasi dan mengambil nutrisi dalam tanah. Ketika mereka menerapkan nanopartikel seng pada daun tanaman  kacang  hijau,  terjadi  peningkatan  penyerapan  fosfor hampir  11  persen  dan aktivitas tiga enzim oleh 84 persen menjadi 108 persen. Yang mengarah pada kebutuhan yang lebih rendah untuk menambahkan fosfor ke dalam tanah, ujar Raliya.
 
"Ketika aktivitas enzim meningkat, tidak perlu memberikan fosfor tambahan, karena sudah terdapat didalam tanah, tetapi tidak dalam bentuk yang dapat diserap tanaman," ujar Raliya. "Ketika kita memberikan nanopartikel ini, memobilisasi bentuk kompleks fosfor menjadi bentuk yang tersedia."
 
Untuk lebih lengkap, baca rilis beritanya di https://source.wustl.edu/2016/04/nanoparticles-present-sustainable-way-grow-food- crops/.