Indonesian Biotechnology Information Centre
Biotechnology for the welfare of people

Ubah ke bahasa: English

BERITA TERKINI

ARTIKEL

ARTIKEL

PARA AHLI TANAMAN FILIPINA CARI CARA HADAPI PERUBAHAN IKLIM DAN GLOBALISASI

Tanggal : 14 June 2017

The Federation of Crop Science Societies mengumpulkan sekitar 450 peneliti tanaman  dari berbagai wilayah di Filipina untuk Konferensi Ilmiah ke-24 di Hotel Diversion21, Iloilo City pada 13-17 Juni 2017. Konferensi bertujuan untuk menangani penelitian tanaman dan pentingnya dalam menghadapi perubahan iklim dan globalisasi, dengan berfokus pada tema: Produksi pangan yang sehat dan aman sebagai respon terhadap perubahan iklim dan globalisasi.

 

Dr. Vivencio Mamaril, Direktur OIC dari Bureau of Plant Industry dan Direktur DA Biotechnology Program Implementation Unit, menekankan bahwa Filipina adalah salkah satu produsen tanaman biotek terkemuka di dunia. Dia juga membahas pengalaman Filipina dalam mengembangkan dan menerapkan regulasi mengenai tanaman biotek selama salah satu perundingan pleno. Dr. Leocardio Sebastian dari CGIAR Research Program on Climate Change, Agriculture, and Food Security membahas tentang kesiapan industri pertanian Filipina menghadapi perubahan iklim. Dia mendorong penggunaan tanaman tahan iklim untuk mencapai ketahanan pangan di tengah-tengah dampak perubahan iklim.

 

Selain dari pembicaraan pleno, penelitian tanaman terbaru di Filipina juga akan ditampilkan dalam presentasi lisan dan poster. Para peneliti luar biasa juga akan mendapat kehormatan dan penghargaan selama konferensi berlangsung.

 

 

Untuk informasi lebih lanjut, kirim e-mail ke knowledge.center@isaaa.org.