Indonesian Biotechnology Information Centre
Biotechnology for the welfare of people

BERITA TERKINI

ARTIKEL

ARTIKEL

PAKAR BIOTEKNOLOGI AS: MINAT TERHADAP SAINS HARUS DIDORONG

Tanggal: 10 July 2012 | Sumber: ANTARA NEWS | Penulis: B KUNTO WIBISONO

 

Jakarta (ANTARA News) - Pakar bioteknologi asal Amerika Serikat, Roger Beachy, dalam diskusi panel bertajuk "Science for a Better Future" di pusat kebudayaan AS @america, menegaskan pentingnya dorongan untuk menumbuhkan ketertarikan terhadap sains.

 

"Kemajuan sebuah negara sangat dipengaruhi oleh kemajuan sainsnya, maka sangat penting bagi masyarakat untuk mendorong tumbuhnya ketertarikan terhadap sains," ujar pendiri Pusat Penelitian Tumbuhan Donald Danforth itu di Jakarta, Senin.

 

Menurutnya ada beberapa cara untuk mendorong tumbuhnya minat terhadap sains, antara lain dengan mengajak pelajar sekolah untuk lebih banyak bertanya tentang segala sesuatu hingga mereka memiliki semangat untuk mencari tahu banyak hal.

 

"Semakin anda banyak tahu tentang berbagai hal, semakin mungkin anda mendapatkan jawaban atas setiap pertanyaan yang muncul," katanya.

 

Beachy mengatakan pelajar harus diajak melihat sains sebagai sesuatu yang berbeda dan bukannya kegiatan membosankan.

 

Sementara itu, pakar kanker penerima Hadiah Nobel 1989 Harold Varmus mengatakan, sudah seharusnya para pelajar diajak memasuki laboratorium penelitian sejak dini sehingga mereka dapat menilai dunia itu sebaai sesuatu yang berbeda dari pandangan umum.

 

"Pandangan umum melihat sains dan penelitian sebagai sesuatu yang terisolasi, dan menyendiri. Padahal sains dan penelitian merupakan sebuah kerja grup dan kegiatan bersifat sosial yang membutuhkan keterampilan berinteraksi dan berkomunikasi dalam tim," kata Direktur Lembaga Kanker Nasional (NCI) AS tersebut.

 

Acara diskusi panel yang diadakan Kedutaan Besar AS itu dihadiri juga oleh Duta Besar AS untuk Indonesia Scot Marciel, pakar biokimia Bruce Alberts dan dimoderatori oleh Damayanti Buchori dari IPB, serta hadir juga dari kalangan mahasiswa dan peneliti secara umum.

 

"Sains adalah kunci bagi masa depan Indonesia," kata Duta Besar AS untuk RI Scot Marciel. (SDP51)