Indonesian Biotechnology Information Centre
Biotechnology for the welfare of people

Ubah ke bahasa: English

BERITA TERKINI

ARTIKEL

ARTIKEL

OECD: NEGARA-NEGARA BERKEMBANG TINGKATKAN HASIL PERTANIAN

Tanggal : 29 June 2012 | Sumber : CBU

 

Meningkatkan hasil pertanian di negara-negara berkembang merupakan salah satu cara untuk membantu memenuhi permintaan pangan dunia dalam sepuluh tahun ke depan, kata Wayne Jones, kepala divisi perdagangan pangan-pertanian Organisasi Kerjasama Ekonomi dan Pembangunan (OECD: Organization for Economic Cooperation and Develompment), pada Konferensi Masa Depan Pertanian Eropa yang diadakan di Victoria Park Plaza, London, tanggal 26-28 Juni 2012. Peningkatan pasokan akan menutup kesenjangan produktivitas antara negara-negara berkembang dan maju, juga akan menurunkan harga sebesar 5 sampai 20 persen, Jones menambahkan.

 

Jones menjelaskan lebih lanjut bahwa dunia memerlukan peningkatan pangan dan pakan sebesar 60 persen untuk memenuhi permintaan dunia pada tahun 2050. Seiring dengan peningkatan populasi secara eksponensial, banyak orang berpindah dari daerah pedesaan ke kota, dan preferensi diet mereka beralih ke pangan hewani (baca:daging). Dengan demikian, akan terdapat lebih banyak lahan tersedia untuk penanaman di daerah pedesaan, yang dapat menyebabkan peningkatan produksi pertanian sebesar 5 persen pada tahun 2050.

 

Dia juga menekankan bahwa bioteknologi bukanlah sebuah peluru perak. Namun, bioteknologi dapat membantu meningkatkan produksi di negara-negara berkembang. Kekhawatiran masyarakat mengenai biotek, karena kurangnya informasi, juga menurun seiring berjalannya waktu. Tantangan-tantangan ini sedang ditangani oleh pihak industri, serta organisasi-organisasi terkait lainnya.

 

Baca lebih lanjut di :

http://www.agra-net.com/portal2/home.jsp?template=newsarticle&artid=20017970515&pubid=ag002