Indonesian Biotechnology Information Centre
Biotechnology for the welfare of people

Ubah ke bahasa: English

BERITA TERKINI

ARTIKEL

ARTIKEL

METODE REKAYASA TANAMAN BARU UNTUK MEMBANTU PRODUKSI OBAT MALARIA

Tanggal : 15 June 2016

Sebuah penelitian baru melaporkan bahwa teknik baru dan murah untuk memproduksi artemisinin, bahan utama dalam pengobatan yang paling efektif untuk malaria, dapat membantu memenuhi tuntutan global untuk obat. Artemisinin diproduksi sedikit oleh tanaman herba yang dikenal sebagai sweet wormwood, Artemisia annua.

 

Para peneliti dari Max Planck Institute of Molecular Plant Physiology telah menemukan cara baru untuk menghasilkan asam artemisinic, molekul yang merupakan turunan artemisinin, dalam hasil yang tinggi. Metode mereka melibatkan mentransfer jalur metabolik dari A. annua ke dalam tembakau, satu tanaman tinggi biomassa.

 

Tim menyebut ini pendekatan COSTREL, singkatnya untuk transformasi kombinatorial super dari galur penerima transplastomic. Langkah pertama adalah untuk mentransfer gen kumpulan enzim dari jalur asam artemisinic ke dalam genom kloroplas tanaman tembakau, menghasilkan apa yang dikenal sebagai tanaman transplastomic. Tim kemudian menggunakan galur tanaman tembakau transplastomic terbaik mereka untuk memperkenalkan satu tambahan dari gen ke dalam genom intinya, menghasilkan galur COSTREL. Gen yang tersisa mengkodekan faktor yang meningkatkan sintesis, atau generasi, dari asam dalam cara-cara yang masih belum diketahui.

 

 

Informasi lebih lanjut mengenai penelitian ini baca situs Max Planck Institute of Molecular Plant Physiology http://www.mpimp-golm.mpg.de/2069723/rbock-malaria-drug-in-tobacco.