Indonesian Biotechnology Information Centre
Biotechnology for the welfare of people

Ubah ke bahasa: English

BERITA TERKINI

ARTIKEL

ARTIKEL

MESIR ADAKAN LOKAKARYA MENGENAI APLIKASI BIOTEKNOLOGI BARU

Tanggal : 19 October 2016

Lokakarya satu hari diselenggarakan di National Research Center pada 10 Oktober 2016 meluncurkan laporan ISAAA mengenai 20th Anniversary (1996 to 2015) of the Global Commercialization of Biotech Crops and Biotech Crop Highlights in 2015. Lokakarya berada di bawah naungan Presiden National Research Center dan Presiden Arab Center for the Studies of Arid zones and Dry lands (ACSAD). Lokakarya ini menyediakan sebuah lingkungan akademisi bagi para ilmuwan di bidang bioteknologi dan mencakup informasi dasar bagi mahasiswa.

 

Lebih dari 200 peserta menghadiri acara ini, temasuk mahasiswa, praktisi media, perwakilan dari kementerian pertanian negara-negara Arab, para peneliti dari berbagai universitas dan institut riset di seluruh negeri. Presentasi mengangkat isu penelitian aplikasi bioteknologi di berbagi bidang, termasuk mikrobiome, bioteknologi tanaman dan hewan.

 

Prof. Naglaa Abdallah, Direktur Egypt Biotechnology Information Center, memberikan satu presentasi yang menyoroti laporan serta teknik pemuliaan baru untuk perkembangan tanaman. Dia mengatakan, “Para peneliti Mesir telah mengembangkan sejumlah tanaman transgenik yang sedang menunggu persetujuan hukum keamanan hayati dari Parlemen. Menteri Lingkungan Hidup telah mengajukan RUU Keamanan Hayati Mesir ke Parlemen untuk ditinjau dan disahkan menjadi UU. Pengesahaan undang-undang keamanan hahati akan menjamin keamanan pengembangan dan penggunaan tanaman bioteknologi modern oleh para peneliti di Mesir.”

 

Dia menambahkan bahwa editing gen adalah masa depan perkembangan tanaman dan diperkirankan dapat memenuhi penerimaan konsumen karena meniru pemuliaan biasa dan mutasi di sebagian besar aplikasi. Laporan ISAAA disampaikan ke Presiden NRC dan ACSAD. Mereka telah memperkuat dukungan adopsi teknik bioteknologi modern di wilayah Arab karena mereka memiliki potensi untuk menambah dan meningkatkan produktivitas dan masalah isu-isu keamanan pangan. Juga, ISAAA menerjemahkan publikasi dan Science Carnival Journal dibagikan kepada peserta.

 

 

Informasi lebih lengkap mengenai lokakarya, hubungi Prof. Naglaa Abdallah, Direktur EBIC melalui naglaa.abdallah@agr.cu.edu.eg.