Indonesian Biotechnology Information Centre
Biotechnology for the welfare of people

Ubah ke bahasa: English

BERITA TERKINI

ARTIKEL

ARTIKEL

Media Massa


assets/Uploads/_resampled/SetWidth114-tebu2.jpg

2014, TEBU ANTI-KEKERINGAN BAKAL DIRILIS

JAKARTA, kabarbisnis.com: Indonesia segera memiliki benih tanaman bioteknologi (produk rekayasa genetika/PRG). Tanaman RPG itu adalah tebu yang toleran terhadap kekeringan. "Kita harus bangga karena benih biotek ini produk asli anak Indonesia. Produk ini merupakan kerjasama Universitas Jember dan PTPN XI Surabaya. Diperkirakan, akhir tahun 2013 atau paling tidak awal 2014 benih tebu RPG dapat dikomersialkan," ujar anggota...

assets/Uploads/_resampled/SetWidth114-1355418-suswono-2-620X3.JPG

MENTAN MELIHAT TRANSGENIK SEBAGAI KEHARUSAN

JAKARTA, KOMPAS.com — Menteri Pertanian Suswono mengatakan, kebutuhan pangan Indonesia terus meningkat. Hal ini sebagai dampak dari pertambahan populasi penduduk. Untuk memenuhi peningkatan kebutuhan pangan, pengembangan bioteknologi menjadi keharusan. Mentan mengatakan hal itu, Rabu (13/3/2013), di Jakarta, seusai membuka seminar bertema ”Global Overview of Biotec/GM Crops 2012: Status Terkini, Dampak, dan Prospek”. Menurut Mentan, pengembangan tanaman bioteknologi yang salah satunya...

assets/Uploads/_resampled/SetWidth114-petani11.jpg

2015, RI BISA KOMERSIALISASIKAN TANAMAN BIOTEKNOLOGI

JAKARTA, kabarbisnis.com: Komisi Keamanan Hayati Produk Rekayasa Genetik (KKHPRG) memperkirakan dalam dua-tiga tahun lagi, Indonesia akan memasuki fase komersialisasi dari varietas produk bioteknologi. Ketua KKHPRG Agus Pakpahan mengatakan, paling cepat yakni pada tahun 2015, Indonesia sudah dapat memasuki fase komersialisasi varietas tanaman bioteknologi. "Benih tanaman jagung dan tebu yang toleran terhadap kekeringan mempunyai potensi dikembangkan secara komersial," ujar...

assets/Uploads/_resampled/SetWidth114-kedelai4.jpg

2015, PRODUK BIOTEKNOLOGI BISA DIKOMERSIALKAN

Jakarta, InfoPublik - Komisi Keamanan Hayati Produk Rekayasa Genetik (KKHPRG) memperkirakan dalam dua-tiga tahun lagi, Indonesia akan memasuki fase komersialisasi dari varietas produk bioteknologi. Ketua KKHPRG Agus Pakpahan mengatakan, paling cepat yakni pada 2015, Indonesia sudah dapat memasuki fase komersialisasi varietas tanaman bioteknologi. "Benih tanaman jagung dan tebu yang toleran terhadap kekeringan mempunyai potensi dikembangkan secara komersial," ujar...

assets/Uploads/_resampled/SetWidth114-Picture1.jpg

14 PRODUK BIOTEKNOLOGI SIAP UJI MULTILOKASI

Jakarta (ANTARA:SUMBAR)- Komisi Keamanan Hayati mengeluarkan rekomendasi bahwa 14 produk pangan hasil rekayasa genetika telah dinyatakan memenuhi persyaratan keamanan pangan sehingga siap untuk dilakukan uji multilokasi.   Ketua Komisi Keamanan Hayati Agus Pakpahan di Jakarta, Rabu mengatakan, 14 komoditas pangan tersebut antara lain jagung, kedelai, tebu, ice structuring protein (ISP) dan Ronozyme.   "Rekomendasi ini dikeluarkan setelah melalui pengujian...

assets/Uploads/_resampled/SetWidth114-jersey-girlz.jpg

TANAMAN TRANSGENIK PERBAIKI NUTRISI TERNAK

REPUBLIKA.CO.ID, BOGOR – Kementerian Pertanian mendorong pengembangan pakan hewan dari tanaman transgenik untuk memperbaiki kebutuhan nutrisi bagi ternak. "Tanaman transgenik ini merupakan tanaman baru yang memiliki sifat lebih baik dari sifat tanaman yang sebelumnya," ujar Ketua Tim Teknis Keamanan Pakan Produk Rekayasa Genetika (PRG), Pusat Penelitian dan Pengembangan Peternakan, Kementerian Pertanian RI Dr. Bambang Risdiono, Senin (10/12) di...

assets/Uploads/_resampled/SetWidth114-dna22.jpg

KEKAYAAN SUMBER DAYA GENETIKA BELUM TERPETAKAN

CIBINONG, KOMPAS.com - Kekayaan sumber daya genetika disertai pengetahuan tradisional dan ekspresi budaya yang melimpah di Indonesia belum terpetakan. Padahal, pemetaannya akan menunjang program pembagian manfaat seperti amanat Protokol Nagoya. ”Protokol Nagoya merupakan kemenangan bagi bangsa kita sebagai pemilik sumber daya genetika terbesar di dunia. Pengintegrasian data yang sekarang tersebar di berbagai institusi masih diperlukan,” kata Endang Sukara,...

assets/Uploads/_resampled/SetWidth114-bioteknologi-miliki-prospek-kewiraswastaan.jpg

BIOTEKNOLOGI MEMILIKI PROSPEK KEWIRASWASTAAN

Bioteknologi ternyata memiliki peluang tinggi untuk kegiatan kewiraswastaan. Karena bioteknologi dapat dikembangkan untuk usaha kesehatan, industri obat energi, pangan, jasa, dan konservasi. “Bioteknologi masih dipahami sangat dalam yakni tingkat sel, gen, serta molekul. Padahal, bioteknologi sangat dekat dengan kehidupan masyarakat lokal sehingga bisa dikembangkan untuk meningkatkan perekonomian masyarakat,” papar Dekan Fakultas Bioteknologi Universitas Kristen Duta Wacana Yogyakarta Kisworo, Senin...

assets/Uploads/_resampled/SetWidth114-Trash-BeachLos-Angeles.jpg

LIPI MAMPU MANFAATKAN MIKROBA

Jakarta, Kompas - Lembaga penelitian belum dioptimalkan untuk mengolah sampah sungai. Padahal, mereka memiliki sumber daya manusia dan keahlian teknis. ”Kami memiliki alat canggih untuk penelitian mikroba. Penelitinya pun hebat-hebat. Kami pasti mampu (menemukan pengolahan sampah di sungai menggunakan mikroba) jika diberi kesempatan,” kata Endang Sukara, Wakil Kepala Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Selasa (6/11), di Jakarta. Ia...

assets/Uploads/_resampled/SetWidth114-labelit.jpg

PEMASANGAN LABEL TRANSGENIK DIPERLUKAN

JAKARTA, KOMPAS.com - Keterbukaan dalam dunia konsumsi, di antaranya, menuntut pelabelan produk makanan, termasuk produk turunan dari produk rekayasa genetika. Pelabelan demi kejujuran juga disyaratkan Undang-Undang Nomor 7 Tahun 1996 tentang Pangan. ”Intinya, yang harus didesakkan adalah pendekatan kehati-hatian,” kata Ketua Aliansi Desa Sejahtera Tejo Wahyu Jatmiko di Jakarta, Selasa (2/10/2012). Kehati-hatian juga ditegaskan pada Undang-Undang Nomor 32...

123 24 25 26 2732