Indonesian Biotechnology Information Centre
Biotechnology for the welfare of people

Ubah ke bahasa: English

BERITA TERKINI

ARTIKEL

ARTIKEL

LAPORAN TAMPILKAN MANFAAT EKONOMI DAN LINGKUNGAN DARI BIOTEK/TANAMAN HASIL REKAYASA GENETIKA SELAMA 20 TAHUN

Tanggal : 7 June 2017

Bioteknologi tanaman secara signifikan telah mengurangi dampak lingkungan pertanian dan mendorong pertumbuhan ekonomi selama 20 tahun terakhir, menurut laporan baru PG Economics. Laporan peer-review GM Crops: Global Socio-economic and Environmental impacts 1996-2015 yang ditulis oleh Graham Brookes dan Peter Barfoot juga menyajikan kontribusi bioteknologi dalam melestarikan sumber daya alam bumi sambil membiarkan petani menanam lebih banyak tanaman berkualitas tinggi.

 

Laporan juga menyoroti bahwa bioteknologi tanaman telah menunjukkan manfaat sebagai berikut:

• menurunkan emisi gas rumah kaca pertanian dengan menggunakan tanaman HT dan mengurangi pengolahan tanah, setara dengan mengeluarkan 11,9 juta mobil di jalan

• menurunkan penyemprotan tanaman sebesar 619 juta kg

• berkontribusi terhadap ketahanan pangan dan mengurangi tekanan untuk mengginakan lahan tambahan untuk mempertahankan produksi (lahan tambahan setara dengan 11% lahan subur di AS atau 31% lahan subur di Brasil atau 13% area tanam di Tiongkok)

• memungkinkan petani untuk mendapatkan hasil panen yang lebih baik, yang menyebabkan tambahan 180,3 juta ton kedelai; 357,7 juta ton jagung; 25,2 juta ton serat kapas; dan 10,6 juta ton kanola

• mendukung mata pencaharian petani kecil di negara-negara berkembang, mencapai tingkat pertumbuhan ekonomi bersih sebesar $ 15,5 miliar pada tahun 2015 saja

• membantu mencapai keberhasilan ekonomi global, dengan petani di negara berkembang memperoleh $ 5,15 untuk setiap dolar yang diinvestasikan dalam bibit tanaman biotek.

 

 

Salinan laporan dan press release dapat diunduh di sini http://www.pgeconomics.co.uk/page/43/.