Indonesian Biotechnology Information Centre
Biotechnology for the welfare of people

Ubah ke bahasa: English

BERITA TERKINI

ARTIKEL

ARTIKEL

LAPORAN MENYATAKAN NEGARA BERKEMBANG CAPAI PERTUMBUHAN SIGNIFIKAN DALAM BIOTEKNOLOGI

Tanggal : 23 November 2016

 

Sebuah laporan baru yang dirilis oleh CAS-TWAS Centre of Excellence for Biotechnology berbasis di Beijing menyatakan bahwa negara berkembang mencapai pertumbuhan signifikan dalam memperluas sektor bioteknologi, banyak diantaranya terikat langsung kepada produksi pangan, kesehatan, dan bagian lainnya dari kesejahteraan manusia. 

 

Biotechnology in Developing Countries: Growth and Competitiveness merupakan dokumen ekstensif pertama yang meringkas status perkembangan bidang teknologi tertentu pada negara berkembang, menurut Bai Chunli, Presiden CAS dan TWAS. Dia menambahkan bahwa “ini memberikan kekuatan, pengkajian berharga aktivitas bioteknologi di negara-negara berkembang, yang diukur dalam banyaknya publikasi ilmiah dan paten.

 

Laporan ini merupakan survei yang luas penelitian dan perkembangan dari tahun 2005 hingga 2014. Temuan utama meliputi:

• Penelitian bioteknologi terus bertumbuh, dengan peningkatan 117% dalam publikasi. Namun, penelitian bioteknologi dari negara berkembang kurang dikutip – hanya sekitar 83% lebih banyak.

• Lebih dari 85% makalah bioteknologi yang ditulis oleh negara-negara tertinggal ilmu dan teknologi dihasilkan dari kolaborasi internasional. Negara-negara dalam sub- Sahara Afrika khususnya memperoleh manfaat dari kolaborasi internasional, menghasilkan dampak yang tinggi sekali.

• Pengajuan hak paten di negara berkembang telah sangat aktif dalam industri, sektor-sektor bioteknologi pangan dan lingkungan. Banyak dari paten-paten tersebut adalah enzim, total ada 79.697 – meliputi lebih dari 40% paten secara keseluruhan.

• Tiongkok memimpin dengan menghasilkan makalah bioteknologi selama sepuluh tahun sebanyak 78.263, diikuti India dengan 24.081, dan Brazil dengan 17.769. Negara ini juga memimpin semua dengan dengan 149.339 keluarga paten, diikuti India dengan 15.420, dan Meksiko dengan 17.574.

 

Untuk membaca laporan lengkapnya, kunjungi situs TWAS http://twas.org/article/biotechnology-growing-field-developing-world.