Indonesian Biotechnology Information Centre
Biotechnology for the welfare of people

Ubah ke bahasa: English

BERITA TERKINI

ARTIKEL

ARTIKEL

KUATNYA JUMLAH PENJUALAN INDIKASI PERMINTAAN UNTUK APEL TANPA PENCOKLATAN RG

Tanggal : 20 March 2019

Jack Bobo, Wakil Presiden urusan kebijakan global dan pemerintah dengan Intrexon, sebuah perusahaan biotek berbasis di Amerika Serikat, adalah pendukung setia Apel Artic tanpa pencoklatan rekayasa genetika yang yakin dapat mengubah pandangan publik tentang pangan RG. “Aku ingin mengatakan bahwa ini adalah PRG paling penting dalam sejarah dunia. Karena hanya PRG ini yang dibeli karena dia PRG,” pernyataan Bobo selama forum terbuka Kementerian Pertanian AS yang diselenggarakan bulan kemarin.

 

Apel merupakan makanan yang terbanyak dibuang nomor tiga di Amerika. Data menunjukkan bahwa sekitar 40 persen apel di negara tersebut dibuang karena memar dan pencoklatan. Tingginya jumlah penjualan mengindikasikan keinginan konsumen untuk apel tanpa pencoklatan karena mereka melihat potensinya untuk mengurangi sampah dan limbah makanan.

 

Meskipun klain dari aktivis biotek bahwa publik tidak tertarik pada apel RG dan ini mungkin membahayakan industri apel Kanada, varietas Apel Artic menerima persetujuan peraturan dari pemerintah federal pada 2015. Hingga saat ini, perusahaan telah mengenalkan tiga varietas Apel Artic -  Arctic golden delicious, Arctic fuji, dan Arctic granny smith.

 

Untuk lebih lengkap, baca rilis berita di The Western Producer https://www.producer.com/2019/03/proper-product-called-key-to-consumer-gmo-acceptance/.