Indonesian Biotechnology Information Centre
Biotechnology for the welfare of people

Ubah ke bahasa: English

BERITA TERKINI

ARTIKEL

ARTIKEL

ILMUWAN SALK TEMUKAN RESPON IMUN TIDAK BIASA TANAMAN TERHADAP INFEKSI BAKTERI

Tanggal : 10 January 2018

Ilmuwan dari Salk Institute for Biological Sciences melaporkan repon imun tidak biasa tanaman terhadap infeksi bakteri. Hasil penelitian mereka dipublikasi di Nature Communications.

 

“Ada banyak kerugian dalam hasil panen karena bakteri mematikan tanaman...Dengan penelitian ini, kami mulai memahami mekanisme dasar bagaimana ketahanan bekerja, dan melihat seberapa umum itu,” ujar Joanne Chory, penulis senior penelitian dan penerima Breakthrough Prize in Life Sciences 2018. Tim penelitia mempelajari satu protein (SOBER1) di Arabidopsis thaliana, yang sebelumnya dilaporkan menghalangi repon imun tanaman terhadap protein bakteri (AvrBsT). Para peneliti merasa bahwa mempelajari penekanan imun dapat mengarahkan pada informasi lebih banyak mengenai ketahanan infeksi.

 

Mereka mempelajari sekuens asam amino SOBER1 dan menemukan bahwa itu dapat diklasifikasikan sebagai bagian dari superfamili protein jumlah besar alfa/beta hidroselase. Ini sangat mirip dengan enzim manusia terkair kanker. Uji lebih lanjut menunjukkan bahwa SOBER1 merupakan deasetilasi, menghilangkan grup asetil yang ditambahkan dengan protein bakteri. Tanpa grup asetil yang ditambahkan protein, tanaman tidak mengenalinya sebagai benda asing dan karenanya tidak meningkatkan respon imun yang mematikan sel. Para peneliti tercengang bahwa fungsi SOBER1 adalah menjaga jaringan yang terinfeksi tetap hidup, menempatkan tanaman dalam risiko. Chory mengatakan bahwa mereka baru mulai memahami mekanisme dan mereka berpikir bahwa ada kondisi-kondisi dimana tindakan SOBER1 sangat membantu tanaman.

 

Uji lebih lanjut menunjukkan bahwa aktivitas dan fungsi SOBER1 tidak terbatas pada Arabidopsis, tetapi juga ada dalam biji minyak rape yang menunjukkan bahwa temuan laboratorium Chory dapat diterapkan pada tanaman pertanian dan sumber daya biofuel.

 

Baca rilis beritanya dari Salk https://www.salk.edu/news-release/self-defense-plants/.