Indonesian Biotechnology Information Centre
Biotechnology for the welfare of people

Ubah ke bahasa: English

BERITA TERKINI

ARTIKEL

ARTIKEL

ILMUWAN RANCANG JAGUNG LEBIH PRODUKTIF UNTUK ATASI IKLIM MASA DEPAN

Tanggal : 3 October 2018

Tim penelitian internasional telah menemukan bahwa mereka dapat menaikkan produktivitas jagung dengan menargetkan enzim yang bertugas menangkap karbon dioksida (CO2) dari atmosfer. Dr. Robert Sharwood dari ARC Centre of Excellence for Translational Photosynthesis di Australian National University (ANU), mengatakan mereka mengembangkan jagung transgenik yang menghasilkan lebih banyak Rubisco, enzim utama yang terlibat dalam fotosintesis. Hasilnya adalah peningkatan fotosintesis dan karenanya, pertumbuhan, Sharwood menambahkan.

 

Melalui fotosintesi, tanaman menangkap CO2 dari atmosfer, tetapi tidak seluruh tanaman melakukan cara yang sama. Gandum dan padi menggunakan jalur fotosintesis C3, sementara jagung dan sorgum menggunakan jalur C4 yang lebih efisien. Pada tanaman C4, Rubisco bekerja lebih cepat dan mereka lebih toleran terhadap panas dan kekeringan dengan pengunakan air yang lebih efisien.

 

Peneliti David Stern dari Boyce Thompson Institute, afiliasi Universitas Cornell, mengatakan mereka menemukan bahwa jika mereka meningkatkan Rubisco dalam sel-sel jagung, produktivitas tanaman meningkat.

 

Untuk selengkapnya, baca rilis berita dari ARC Centre of Excellence for Translational Photosynthesis http://photosynthesis.org.au/designing-a-more-productive-corn-able-to-cope-with-future-climates/.