Indonesian Biotechnology Information Centre
Biotechnology for the welfare of people

Ubah ke bahasa: English

BERITA TERKINI

ARTIKEL

ARTIKEL

ILMUWAN KEMBANGKAN TEKNOLOGI DETEKSI GEN BARU YANG DAPAT MEMBAWA GANDUM SUPER

Tanggal : 4 May 2016

Para  ilmuwan  di  John  Innes  Centre  (JIC)  dan  The  Sainsbury  Laboratory  (TSL)  telah merintis  saebuah  teknologi  deteksi  gen  baru  yang,  jika  digunakan  dengan  benar  dapat membantu menciptakan  sebuah varietas gandum elit dengan  resistensi  lebih  tahan  lama terhadap penyakit.
 
Dr. Brande Wulff dari JIC dan rekannya dari TSL mengembangkan teknologi baru yang disebut  'MutRenSeq' yang  secara  akurat mengidentifikasi  lokasi gen  resistensi  terhadap penyakit dalam genom tanaman besar, dan yang telah mengurangi waktu yang dibutuhkan untuk mengkloning gen  ini dalam gandum dari 5  sampai 10  tahun menjadi hanya dua. Teknologi  ini  akan memungkinkan  para  ilmuwan  untuk  sangat  cepat menemukan  gen resistensi  dari  tanaman, mengkloning mereka,  dan menumpuk  beberapa  gen  resistensi dalam satu varietas elit.
 
MutRenSeq  adalah metode  tiga  langkah  untuk mengisolasi  gen  resistensi  dengan  cepat berdasarkan  (1)  menciptakan  mutan  dari  ketahanan  tanaman  gandum  jenis  liar  dan mengidentifikasi mereka dengan hilangnya ketahanan  terhadap penyakit,  (2) sekuensing genom dari kedua tipe liar tanaman yang tahan dan yang telah kehilangan ketahanan, dan (3) membandingkan gen ini dalam mutan dan jenis liar untuk mengidentifikasi mutasi yang tepat yang bertanggung jawab atas hilangnya ketahanan terhadap penyakit. Pada tes pertama yang dijalankan MutRenSeq, tim Dr. Wulff berhasil mengisolasi sebuah gen resistensi yang telah diketahui, Sr33, di sebagian kecil dari waktu yang telah diambil sebelumnya untuk melakukan hal ini dengan teknik pemuliaan konvensional. Setelah itu, tim kemudian mengkloning dua gen penting tahan karat batang, SR22 dan Sr45, dimana para ilmuwan sampai sekarang belum mampu berhasil mengisolasi gen ini.
 
Untuk  lebih  lengkap,  baca  rilis  beritanya  di  situs  John  Innes  Centre https://www.jic.ac.uk/news/2016/04/new-gene-detecting-technology-developed-john- innes-centre-brings-new-resilient-super-wheat-closer/#.