Indonesian Biotechnology Information Centre
Biotechnology for the welfare of people

Ubah ke bahasa: English

BERITA TERKINI

ARTIKEL

ARTIKEL

ILMUWAN IDENTIFIKASI CARA TANAMAN MERASAKAN SUHU

Tanggal : 16 January 2019

Mekanisme respon tanaman terhadap suhu sulit dipahami oleh para ilmuwan. Dr. Meng Chen, profesor biologi sel di Universitas California, Riverside mengatakan bahwa hal ini penting untuk memahami cara tanaman merespon suhu untuk memperkirakan tidak hanya ketersediaan makanan di masa depan tetapi juga mengembangkan teknologi baru untuk membantu tanaman mengatasi kenaikan suhu. 

 

Chen memimpin tim yang mengeksplorasi peran fitokrom B, satu jalur persinyalan molekular yang mungkin memainkan peran penting dalam respon tanaman terhadap suhu. Dalam makalah yang dipublikasi di Nature Communications, Chen dan koleganya mendeskripsikan pemicu genetika yang menyiapkan tanaman untuk tumbuh dalam kondisi suhu berbeda menggunakan Arabidopsis.

 

Chen dan timnya menguji peran fitokrom B dalam Arabidopsis pada suhu 21°C dan 27°C di bawah sinar merah. Gelombang cahaya monokromatik memungkinkan tim memperlajari bagaimana fungi-fungsi sensor tanaman tertentu tanpa pengaruh dari gelombang cahaya yang lain. Mereka menemukan bahwa fitokrom B adalah sensor suhu pada siang hari selama musim panas, dan tanpa fotoreseptor, respon tanaman secara signifikan berkurang.

 

Selain mengidentifikasi fungsi-fungsi fitokrom B, penelitian Chen juga menunjukkan peran HEMERA, satu aktivator transkripsi yang mengaktifkan gen-gen yang responsif terhadap suhu yang mengontrol pertumbuhan tanaman. “Kami menemukan kontrol utama untuk penginderaan suhu pada tanaman,” ujar Chen. “HEMERA dilestarikan di semua tanaman, dari tanaman lumut hingga berbunga.”

 

Untuk lebih lengkap, baca artikel di UC Riverside News https://news.ucr.edu/articles/2019/01/11/scientists-identify-how-plants-sense-temperature.