Indonesian Biotechnology Information Centre
Biotechnology for the welfare of people

Ubah ke bahasa: English

BERITA TERKINI

ARTIKEL

ARTIKEL

HASIL STUDI PEMERINTAH TIDAK TEMUKAN GLIFOSAT DALAM ASI

Tanggal : 17 February 2016

Sebuah studi yang dilakukan oleh Federal Institute for Risk Assessment (BfR) Jerman menegaskan bahwa tidak ada residu dari herbisida glifosat yang terdeteksi dalam ASI. Laboratorium penelitian terkenal BfR yang ditugaskan di Eropa untuk mengembangkan dua metode analisis independen dengan sensitivitas yang tinggi untuk menguji 114 sampel ASI dari Lower Saxony dan Bavaria.

 

"Hasil penelitian menunjukkan betapa pentingnya secara profesional melakukan studi ilmiah untuk memastikan bahwa konsumen tidak perlu bingung dalam perdebatan emosional mengenai residu pestisida", ujar Presiden BfR Dr Andreas Hensel.

 

BfR menugaskan penelitian sebagai respon terhadap laporan pada Juni 2015 yang menemukan glifosat di 16 sampel ASI. BfR sekarang telah mengkonfirmasi pendapatnya bahwa tidak ada transfer yang relevan dari glifosat ke ASI. Temuan ini juga telah dimasukkan dalam kesimpulan EFSA, yang sekarang membentuk dasar ilmiah untuk proses perpanjangan persetujuan glifosat di tingkat Eropa.

 

Lebih lanjut baca beritanya di situs BfR http://www.bfr.bund.de/en/press_information/2016/08/bfr_study_confirms__no_glyphosate_detectable_in_breast_milk-196578.html.