Indonesian Biotechnology Information Centre
Biotechnology for the welfare of people

Ubah ke bahasa: English

BERITA TERKINI

ARTIKEL

ARTIKEL

GLOBAL: ILMUWAN PECAHKAN 90 KODE GENOM TANAMAN BUNCIS (Cicer Arietinum)

Tanggal : 30 January 2013

Tim ilmuwan internasional yang dipimpin oleh Balai Penelitian Tanaman Pangan Internasional untuk daerah Semi-Arid Tropika (International Crops Research Institute for the Semi-Arid Tropics -ICRISAT) di India telah memecahkan tidak hanya satu kode genom, namun sembilan puluh genom buncis dengan kualitas tinggi. Proyek penelitian yang melibatkan 49 orang ilmuwan dari 23 organisasi di 10 negara mampu mengidentifikasi 28.269 gen kacang arab varietas kabuli (biji besar). Penemuan tambahan 90 genotip buncis ini memberikan informasi mengenai jutaan penanda genetik dan keragaman genom yang dapat digunakan dalam pengembangan varietas unggul yang memiliki toleransi kekeringan dan ketahanan terhadap penyakit yang tinggi.

Buncis adalah tanaman kacang-kacangan kedua terbesar yang dibudidayakan di dunia, dengan luas areal tanam sebanyak 11,5 juta hektar dan pada umumnya ditanam oleh para petani miskin  di daerah tropis semi-arid. Tanaman buncis yang memliki gizi tinggi dantoleran kekeringan berkontribusi terhadap peningkatan pendapatan dan peningkatan penghidupan petani kecil di negara-negara Afrika seperti Ethiopia, Tanzania dan Kenya, dan sangat penting bagi ketahanan pangan di India. Demikian pula, buncis merupakan komponen penting bagi industri di Australia, Kanada, dan Amerika Serikat.