Indonesian Biotechnology Information Centre
Biotechnology for the welfare of people

Ubah ke bahasa: English

BERITA TERKINI

ARTIKEL

ARTIKEL

EROPA: TEKNOLOGI DNA MODERN DITERAPKAN PADA KENTANG ABAD KE-19

Tanggal : 26 September 2012

Peneliti dari Universitas Hertfordshire, Inggris telah menerapkan teknik-teknik DNA modern pada kentang di akhir abad ke-19 untuk menunjukkan bagaimana penyakit busuk daun dapat bertahan di musim tanam setelah kondisi paceklik di Irlandia tahun 1840-an. Tim peneliti mengekstraksi DNA dari sampel kentang abad ke-19 yang disimpan oleh ilmuwan-ilmuwan Rothamsted. DNA ini kemudian dianalisis untuk melihat adanya Phytophthora infestans, patogen hawar daun kentang.

Bruce FITT, profesor patologi tanaman dari Universitas Hertfordshire yang sebelumnya adalah peneliti di Rothamsted mengatakan bahwa "sampel kentang ini memungkinkan kita menerapkan teknik DNA modern untuk lebih memahami penyakit hawar daun kentang dan implikasinya terhadap ketahanan pangan saat ini. Analisis terhadap sampel kentang akhir abad 19 ini adalah bukti awal bagaimana penyakit ini dapat bertahan pada musim tanam di Inggris. "

Penyakit hawar daun kentang merusak daun tanaman kentang dengan cepat dan penyebab kelaparan di Irlandia pada saat itu. Keprihatinan terhadap kondisi kekurangan pangan dan perubahan iklim saat ini, penyakit busuk daun tetap menjadi masalah serius dalam produksi kentang.

Abstrak penelitian terdapat di Plant Pathology http://onlinelibrary.wiley.com/doi/10.1111/j.1365-3059.2012.02680.x/abstract. Rilis berita tersedia di http://www.sciencedaily.com/releases/2012/09/120919083403.htm