Indonesian Biotechnology Information Centre
Biotechnology for the welfare of people

Ubah ke bahasa: English

BERITA TERKINI

ARTIKEL

ARTIKEL

EROPA: AKTIVIS LINGKUNGAN MEMINTA MAAF ATAS PERANNYA DALAM KAMPANYE ANTI-BIOTEK

Tanggal : 9 January 2013

Dalam kuliahnya di Konferensi Pertanian Oxford pada tanggal 3 Januari 2013, seorang aktivis lingkungan Inggris yang juga merupakan seorang penulis Mark Lynas membuka kuliahnya dengan sesuatu yang menakjubkan – sebuah permintaan maaf terhadap publik atas partisipasi aktifnya dalam gerakan anti-biotek pada pertengahan tahun 1990 yang didorong oleh gerakan "anti- environmentalisme ". Lynas mengakui perannya di masa lalu yang mengutuk tanaman hasil rekayasa genetika, yang saat ini ia akui sebagai pilihan teknologi penting yang dapat menguntungkan manusia dan lingkungan.

Menurut pengakuan Lynas sendiri, perubahan dramatis yang terjadi pada pola pikirnya merupakan hasil dari transformasi dirinya dalam ilmu pengetahuan saat ia mempelajari fenomena perubahan iklim. Melalui studi yang lebih dalam dan membaca banyak referensi, ia menyadari bahwa keyakinannya di masa lalu mengenai bioteknologi "ternyata hanyalah tidak lebih dari mitos urban semata." Dalam konferensi itu, ia mengemukakan argumen-argumennya dalam mendukung bioteknologi pertanian saat ia membahas isu-isu yang diangkat oleh kalangan kontra-PRG yang berusaha untuk mendiskreditkan inovasi ilmiah penting tersebut. Dia menyimpulkan bahwa kampanye sensasional dalam melawan penggunaan dan budidaya tanaman biotek sebagian besar tidak didasarkan kepada ilmu pengetahuan.

"Inovasi dalam pertanian sangat dibutuhkan, namun saat ini sedang dihambat oleh serangkaian peraturan yang tidak didasarkan pada kajian ilmiah," katanya. "Resiko saat ini adalah bukan mengenai siapa yang akan dirugikan oleh pangan PRG, tetapi jutaan orang akan dirugikan oleh ancaman kekurangan pangan, hanya karena suara minoritas di negara-negara kaya yang menginginkan makanan mereka adalah apa yang mereka anggap alami ... Perdebatan mengenai produk rekayasa genetik (PRG) sudah berakhir. Selesai sudah. Kita tidak perlu lagi untuk mendiskusikan apakah PRG aman atau tidak - lebih dari satu setengah dekade , tiga triliun pangan PRG sudah dikonsumsi, tidak pernah ada satu kasus pun membuktikan adanya bahaya. Anda sepertinya lebih suka untuk ditabrak asteroid daripada terluka oleh makanan hasil rekayasa genetika. "

Lynas telah menulis "The God Species: Saving the Planet in the Age of Humans" (diterbitkan oleh National Geographic) dan buku-buku bertemakan lingkungan lainnya. Teks lengkap dari kuliah Lynas di OFC tersedia di: http://www.marklynas.org/2013/01/lecture-to-oxford-farming-conference-3-january-2013/