Indonesian Biotechnology Information Centre
Biotechnology for the welfare of people

Ubah ke bahasa: English

BERITA TERKINI

ARTIKEL

ARTIKEL

EMPAT KOMODITAS BIOTEKNOLOGI AKAN DIKOMERSIALISASI

Tanggal: 21 February 2012 | Sumber: BISNIS INDONESIA | Penulis: Sepudin Zuhri, Yudha Prawira

JAKARTA: Empat komoditas pertanian PRG (Produk Rekayasa Genetika) - tebu, kentang, padi, dan jagung - akan dibudidayakan secara komersial mulai tahun 2013.

Saat ini, terdapat empat komoditas yang masih dalam proses uji keamanan pangan dengan dukungan perusahaan dan universitas. Misalnya, PT Perkebunan Nusantara XI (PTPN) dan Universitas Jember yang terlibat dalam budidaya varietas tebu yang dapat dibudidayakan di lahan kering.

Direktur Badan Riset Biologi Tropika (BIOTROP) Bambang Purwantara mengatakan bahwa beberapa komoditas pangan bioteknologi akan dibudidayakan secara komersial dan secara lokal terutama tebu tahan lahan kering. Tebu bioteknologi tersebut akan dibudidayakan secara besar-besaran oleh PTPN.

Ketua Pengembangan dan Pusat Penelitian Bioteknologi dan Sumber Daya Alam Genetik, Departemen Pertanian.  Karden Mulya mengungkapkan bahwa benih bioteknologi jagung, padi, dan kentang mungkin dapat dibudidayakan pada tahun 2014.

Aman dikonsumsi

Namun, sebelum masuk ke pasar, komoditas harus lulus uji keselamatan lingkungan sehingga mereka dapat dikonsumsi dengan aman.

Sementara itu, Departemen Pertanian telah menerbitkan Peraturan No.61/2011 tentang Pengujian, Penilaian dan Penarikan Produk bioteknologi (baca: PRG).

Karden menambahkan benih tebu tahan lahan kering PRG telah lulus uji keamanan lingkungan dan memiliki sertifikat keselamatan lingkungan, sedangkan uji keamanan masih dalam proses.

Diharapkan, kentang bioteknologi dapat dibudidayakan secara komersial pada tahun 2014. (t01/msw)

Lihat versi bahasa inggris: