Indonesian Biotechnology Information Centre
Biotechnology for the welfare of people

Ubah ke bahasa: English

BERITA TERKINI

ARTIKEL

ARTIKEL

EKSPRESI BERLEBIH GEN DDF1 PADA BLUEBERI TINGKATKAN TOLERANSI TERHADAP PEMBEKUAN

Tanggal : 21 June 2017

CBF/DREB 1 meningkatkan toleransi pembekuan pada tanaman berkayu namun berhubungan dengan tanaman kerdil dan penundaan pembungaan. Perubahan yang sama ini diamati saat Arabidopsis DWARF AND DELAYINGING 1 (DDF1) diekspresikan secara berlebihan. Namun, ortolog DDF1 belum dipelajari di tanaman kayu. 

 

Guo-qing Song dari Michigan State University menyelidiki ekpresi berlebih blueberi (Vaccinium corymbosum) DDF1, yang dinamai VcDDF1. Ekspresi berlebih VcDDF1 menghasilkan toleransi pembekuan yang meningkat pada tanaman blueberi tetraploid dan tidak menghasilkan perubahan signifikan pada ukuran tanaman dan waktu pembungaan. Analisis menunjukkan gen differentially expressed (DE) pada jalur respon terhadap dingin, pembungaan tanaman, protein DELLA, dan fitohormon tanaman antara blueberi transgenik dan non transgenik.

 

Peningkatan toleransi pembekuan dikaitkan dengan ekspresi gen mengatur dingin dan gen jalur etilen. Ukuran tanaman yang tidak berubah, dormansi dan pembungaan disebabkan oleh efek minimal VcDDF1-OX pada ekspresi protein DELLA, gen jalur pembungaan, dan gen fitohormon lainnya. Gen yang berbeda diekspresikan dalam jalur auxin dan sitokinin juga menyarankan perubahan toleransi tanaman terhadap kekeringan dan salinitas tinggi.

 

Ekspresi berlebihan VcDDF1 atau ortologinya dapat menjadi pendekatan baru untuk meningkatkan toleransi pembekuan spesies tanaman berkayu.

 

Untuk informasi lebih lanjut mengenai penelitian ini, baca artikel di BMC Plant Biology https://bmcplantbiol.biomedcentral.com/articles/10.1186/s12870-017-1053-z.