Indonesian Biotechnology Information Centre
Biotechnology for the welfare of people

Ubah ke bahasa: English

BERITA TERKINI

ARTIKEL

ARTIKEL

EKSPRESI BERLEBIH DARI GEN GANDUM TINGKATKAN TOLERANSI STRES ABIOTIK DALAM STIFF BROME

Tanggal : 15 June 2016

Ubiquitination memainkan satu peran penting dalam mengatur pengembangan dan adaptasi tanaman terhadap stres abiotik. Para peneliti Shandong Agricultural University menyelidiki kemungkinan fungsi gen gandum monoubiquitin, Ta-UB2, stres abiotik pada monokotil serta membandingkannya dengan yang dikotil.

 

Tim mengembangkan stiff brome transgenik (Brachypodium distachyon) yang mengekspresikan gen Ta-UB2 di bawah dua promotor, CaMV35S dan RD29A stres diinduksi. Ekspresi Ta-UB2 menunjukkan penghambatan pertumbuhan sedikit dalam pertumbuhan stiff brome transgenik di bawah kondisi kontrol.

 

Namun, penghambatan itu diminimalkan bila gen berada di bawah promotor RD29A. Tanaman transgenik menjaga lebih banyak air dan menunjukkan antioksidan enzimatik yang lebih tinggi di bawah tekanan kekeringan. Garam dan toleransi dingin transgenik B. distachyon juga diperbaiki.

 

Ekpresi berlebih Ta-UB2 meningkatkan toleransi stres abiotik baik pada dikotil maupun monokotil. Peningkatan tanaman transgenik dalam toleransi stres abiotik dapat disebabkan regulasi dan peningkatan antioksidan enzimatik. 

 

Untuk informasi lebih lanjut, baca artikel di Plant Science http://www.sciencedirect.com/science/article/pii/S0168945216300681.